alexametrics

Jatuhi Sanksi jika Tidak Hafal Pancasila

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Demak – Petugas kepolisian hingga kini terus menggencarkan operasi yustisi, khususnya operasi masker. Sasarannya adalah para peziarah dan pengendara sepeda motor di kawasan Makam Sunan Kalijaga di Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota. Operasi masker dipimpin langsung Kapolsek Demak Kota Iptu Tricipto Adi Purnomo.

“Kami melakukan upaya penertiban masyarakat dengan sasaran utama warga yang tidak mengenakan masker saat keluar rumah, seperti saat berziarah maupun melintasi jalan wisata religi Kadilangu ini,” katanya.

Menurutnya, aturan pemakaian masker diperketat menyusul masih tingginya angka penderita Covid-19 di Kabupaten Demak. Dalam operasi yustisi itu, terjaring beberapa pemuda yang tidak memakai masker. Mereka sebelumnya tampak bergerombol sehingga diberikan sanksi berupa menghafal Pancasila.

Baca juga:  Cek Suhu dan Rapid Test di 17 Rest Area

Ternyata, banyak yang tidak hafal butir-butir Pancasila sehingga akhirnya mereka memilih diberi sanksi push-up. “Bnyak pemuda yang tidak memakai masker, kemudian diberi sanksi hafalan Pancasila, tapi tidak hafal. Ini menunjukkan bahwa jiwa nasionalismenya patut dipertanyakan,” kata Kapolsek Tricipto.

Karena itulaha, kata Tricipto, petugas terus mengimbau warga agar mematuhi protokol kesehatan. Selain mengenakan masker, harus rajin cuci tangan dan menjaga jarak. “Juga hindari kerumunan. Harapannya sukses meredam persebaran Covid-19,” kata Kapolsek Tricipto. (hib/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya