25 C
Semarang
Minggu, 2 April 2023

Pasar Johar Baru Jatuhi Sanksi Pelanggar Prokes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Manajemen Pasar Johar Baru menerapkan dan mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) kepada para pedagang maupun kuli pasar. Ancaman sanksi bagi para pelanggar, seperti push up, menyapu, bersih-bersih, dan sita KTP.

Karena itulah, Kepala Pengelola Pasar Johar Haris Budi Handaka menyediakan wastafel pencuci tangan kurang lebih sebanyak 100 unit. Jumlah wastafel cuci tangan yang bertandon ada 5, ember dari PPJB ada lebih dari 40 buah, serta tempat cuci tangan dari swadaya pedagang ada banyak tidak terhitung. “Para pedagang telah kami berikan masker dan faceshield secara gratis sebanyak seribu buah,” kata Haris.

Baca juga:  Pemkot Semarang Tegaskan Siap Gelar Pilkada Taat Prokes

Meski fasilitas sudah disediakan, tak menutup kemungkinan penularan virus dapat terjadi. Lantaran masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Haris menambahkan, sejumlah masyarakat khususnya kuli pasar masih enggan menggunakan masker dengan alasan sesak nafas dan pengap. Masker biasanya hanya digantungkan di leher atau tidak menutupi area hidung dan mulut sesuai ketentuan. Hal ini menjadi kendala dalam mendisiplinkan masyarakat.

Kendati demikian, pemerintah tetap rutin melakukan sidak masker di pasar tersebut. Salah satu penjaga kios mengatakan sidak masker dilakukan sebanyak dua sampai empat kali seminggu.

Baca juga:  Saatnya Pebulutangkis Muda Unjuk Gigi

“Seminggu bisa ada dua sampai empat kali operasi protokol kesehatan, tapi itu juga nggak pasti. Kemarin Pak Hendi juga kesini untuk operasi. Bagi masyarakat yang melanggar KTP-nya disita,” ungkap Mia salah satu penjaga kios di Pasar Johar Baru.

Berbeda dengan Emhan, salah satu pedagang keliling yang berjualan di sana, ia mengaku hanya sekadar diingatkan terkait penggunaan masker yang baik saat sidak. “Kalau saya hanya diingatkan untuk memakai masker karena biasanya masker hanya saya gantungkan di leher,” ungkapnya. (mg2/mg4/mg5/ida/bas)


Baca artikel dan berita terbaru di Google News


Artikel Terkait

Sementara Itu ..

Terbaru

Populer

Menarik

Lainnya