alexametrics

Sinergi Semua Pihak Tekan Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang masih tinggi dan ada penambahan kasus setiap hari. Diperlukan sinergi dan kerja keras semua pihak untuk menekan angka penambahan kasus ini agar pandemi segera berakhir.

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Magelang, Soeharno mengungkapkan dengan tingginya penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang, maka diperlukan upaya pencegahan dan penanganan yang lebih efektif.

“Diperlukan upaya yang tidak hanya sekadar imbauan 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Tiga M sudah dianggap sebagai rutinitas sehingga kebiasaan ini perlu ditambah dengan upaya lain agar masyarakat semakin sadar adanya Covid-19 merupakan ancaman tak tampak tetapi nyata,” katanya Senin (7/12/2020).

Upaya menggalakkan 3M, menurutnya perlu penegasan yang menggabungkan antara imbauan dengan ketegasan. Ia mengakui, jika pemerintah hanya memberi imbauan, maka bisa dianggap tidak serius menangani. Adapun jika pemerintah tegas, maka bisa dianggap menekan. Karenanya, gugus tugas perlu mencari solusi untuk mengawinkan antara imbauan dan perintah agar lebih dipatuhi masyarakat.

Baca juga:  Jalur Zonasi Penuh, Ratusan Pendaftar Masuk Gelombang Dua

Ia mengakui di masyarakat masih ada sebagian kecil yang menyepelekan Covid-19 sehingga kurang dalam menerapkan protokol kesehatan. Karenanya, diperlukan upaya penyadaran, salah satunya dengan menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kultur masyarakat Kabupaten Magelang masih menjunjung tokoh berpengaruh di lingkungannya sebagai panutan.

“Pemerintah perlu menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai corong pemerintah. Mereka adalah aset yang bisa dilibatkan untuk mengajak masyarakat sadar akan protokol kesehatan. Yang utama adalah mereka diminta memberi contoh,” tuturnya.

Pemerintah menurutnya telah melakukan upaya maksimal dalam melakukan penanganan Covid-19, dengan melengkapi anggaran yang cukup besar. Politisi Partai Gerindra ini mencontohkan berbagai upaya pencegahan penularan dilakukan pemerintah secara besar-besaran seperti rapid test masal, uji swab masal dan uji sampling.

Namun kondisi di lapangan, penambahan kasus masih terus ada setiap harinya, bahkan angkanya terus meningkat. Fasilitas rumah sakit semakin penuh. Dalam kondisi ini, ia meminta pemerintah harus terus berusaha menyediakan tempat-tempat yang bisa dijadikan untuk isolasi. Misalnya di Balai Penyuluhan Srowol dan gedung serupa agar segera dibuka dengan SOP kesehatan.

Baca juga:  Kenalkan Pancasila sejak Dini, Wujudkan Generasi Berempati

DPRD Kabupaten Magelang, juga mengajak masyarakat melakukan upaya pencegahan dengan memperhatikan kesehatan tubuh masing-masing dan  meningkatkan imun tubuhnya. Akan tetapi, Soeharno mengakui di Kabupaten Magelang ini tidak semua masyarakat mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pemerintah sudah hadir dengan memberikan bantuan baik sembako maupun bantuan langsung tunai.

“Namun, perlu juga diawasi, agar bantuan terutama yang berbentuk uang agar tidak disalahgunakan. Misalnya malah digunakan untuk membeli handphone. Pemerintah harus memastikan agar penggunaan bantuan ini terutama untuk kebutuhan harian, agar imun terjaga. Badan sehat itu nomor satu,” tegasnya.

Pemulihan Ekonomi

Selain upaya kesehatan, pemerintah juga menyediakan anggaran untuk kalangan yang usahanya terdampak pandemi Covid-19 agar mereka bisa memulihkan kegiatan ekonominya. Kebijakan pemerintah yakni memberikan jaring pengaman ekonomi.

Baca juga:  Pemkot Semarang Tegaskan Siap Gelar Pilkada Taat Prokes

“Hal yang perlu ditekankan adalah agar data-data itu untuk penerima bantuan tersebut tepat sasaran. Pemerintah harus melibatkan kepanjangan tangannya di tingkat desa yaitu perangkat desa untuk menjalankan sekaligus mengawasi sehingga penyaluran bantuan ini tepat sasaran,” tegas Soeharno.

Terakhir, ia juga menekankan peran DPRD dalam penanganan Covid-19 ini yakni memaksimalkan fungsi satgas pengawasan yang merupakan penjabaran fungsi kontrol DPRD. Satgas DPRD diminta untuk ikut memberikan tekanan pada organisasi yang telah dibentuk, agar pemerintah semakin serius dalam upaya penanganan pencegahan Covid-19 ini.

Soeharno menambahkan agar penanganan pandemi Covid-19 ini harus seiring. Yakni bagaimana penularan virus bisa ditekan dan kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan.

“Harapan kita, dari kerja keras semua pihak ini, maka kondisi masyarakat baik kehidupan ekonomi, pendidikan dan lainnya bisa segera pulih seperti sebelum ada Covid-19,” katanya. (adv/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya