alexametrics

Pandowo Syukur, DPRD Kabupaten Magelang Ajak Junjung Tinggi Persatuan

Artikel Lain

RADARSEMARNG.ID, DPRD Kabupaten Magelang menggelar wayang dalam rangka tasyakuran sukses Pemilu 2019. Acara bertajuk DPRD menyapa rakyat itu dihelat di Candirejo, Borobudur. dengan mengangkat lakon Pandowo Syukur Jumat (15/11).
Kegiatan dihadiri ribuan masyarakat. Juga seluruh anggota DPRD Kabupaten Magelang, Wakil Bupati Magelang, Muspida Kabupaten Magelang, tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan ormas.

Pergelaran wayang ini digelar semalam sehari semalam. Pada siang hari tampil wayang dengan lakon Aji Narantaka. Dimainkan oleh dalang Bayu Setiawan dari Pepadi Magelang. Malam harinya wayang kulit dimainkan dalang Ki Bambang Wiji Nugroho dari Jogjakarta. Mengambil lakon Pandowo Syukur.

“Lakon-lakon ini sengaja kita angkat karena memiliki makna mendalam bagi persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto.
Menurutnya, setelah proses pemilu panjang yang sempat menimbulkan gesekan di antara masyarakat, maka seharusnya sudah menjadi kewajiban untuk kembali bersatu. Karena hakekat dari pemilu adalah berdemokrasi dengan jujur dan adil. “Khususnya di Kabupaten Magelang kegiatan pesta demokrasi ini telah sukes digelar dengan aman lancar dan tertib. Tidak ada gangguan berarti,” kata Saryan.

Baca juga:  DPRD Wonosobo Serahkan 12 Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2021

Untuk itu, dalam pergelaran wayang tersebut, pihaknya mengapresiasi kinerja Polri dan TNI Kabupaten Magelang. “Karena kekompakan TNI Polri semua kegiatan demokrasi di Magelang berjalan aman,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Suharno MM menambahkan kegiatan wayangan digelar dalam rangka nguri-uri budaya nusantara. Juga dalam rangka menyambut World Wayang Way atau Hari Wayang Dunia. “Melalui kegiatan ini kita ingin menamakan cinta budaya bangsa termasuk wayang yang mungkin saat ini banyak mulai ditinggalkan,” tandasnya.

Dalam kegiatan itu, pihaknya mengundang berbagai kalangan. Lintas generasi. Mulai dari para pengusaha, pegiat pariwisata, pegiat media sosial dan komunitas anak-anak muda. “Kita berharap anak-anak muda ini kembali mencintai budaya wayang kita,” kata Suharno.
Selain itu, dia berharap pesan positif yang selalu ada di setiap lakon pewayangan bisa diserap dengan baik. Karena memiliki ajaran positif. “Lakon wayang ini ajarannya tetang persaudaraan, kekuatan kebersamaan dan kerukunan,” kata dia. (adv)

Baca juga:  Habiskan 70 Meter Galvalum, Berkali-kali Tangan Tersayat

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya