alexametrics

Dilakukan Penandatanganan Persetujuan KUA-PPAS dan Propemperda Tahun 2020

Hasil Kegiatan Rapat Paripurna ke-37 dan 38 DPRD Kabupaten Demak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DPRD Kabupaten Demak Senin (4/11) malam menggelar dua rapat paripurna ke-37 dan paripurna ke-38 masa sidang III tahun 2019. Rapat tersebut terkait dengan acara persetujuan bersama DPRD dan Bupati Demak terhadap Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2020 serta tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2020.

WAHIB PRIBADI, RADARSEMARANG.ID

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Demak H Fahrudin Bisri Slamet tersebut berlangsung di gedung DPRD Jalan Sultan Trenggono, Kota Demak. Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Zayinul Fata, Masykuri, dan Nur Wahid. Adapun dari pihak eksekutif, tampak hadir Bupati Demak HM Natsir, Wabup Joko Sutanto, Sekda dr Singgih Setyono MMR.

Sebelumnya, bupati telah menyerahkan KUA-PPAS pada rapat paripurna ke-36 pada 14 Oktober 2019. Setelah itu, DPRD bersama eksekutif membahasnya dalam rapat badan anggaran dan komisi komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya. “Nah, sesuai agenda yang telah dijadwalkan kemudian dilakukan rapat paripurna persetujuan dan penandatanganan MoU kesepakatan bersama antara bupati dan DPRD terhadap KUA-PPAS tersebut,” ujar Slamet.

Baca juga:  Kenalkan Potensi, Bahas UMKM, Penanganan Covid dan Penegakan Perda

Setelah menggelar paripurna KUA-PPAS, DPRD melanjutkan dengan paripurna ke-38 terkait dengan penetapan terhadap Propemperda Kabupaten Demak 2020. Dalam paripruna ini, DPRD telah menetapkan 26 rancangan perda yang ditargetkan selesai selama 2020 nanti. Ketua Bapemperda DPRD Demak, Marwan menyampaikan, dari jumlah raperda tersebut, 12 raperda diantaranya merupakan usulan dari pihak eksekutif. Sedangkan, sisanya sejumlah 14 raperda menjadi inisiatif DPRD Demak. “Raperda raperda tersebut sebelumnya sudah diagendakan, namun belum bisa diselesaikan atau ditetapkan menjadi perda,” ujarnya.

Beberapa raperda yang akan diselesaikan 2020 nanti adalah Raperda tentang Raperda Pondok Pesantren (Ponpes). Hal ini dalam rangka menindaklanjuti adanya UU tentang Pesantren. Raperda tersebut akan mempermudah pemerintah daerah dalam menganggarkan kebutuhan ponpes diwilayah Demak. Termasuk bagaimana mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dilingkungan ponpes. Penguatan SDM guru guru Madin serta kesejahteraan mereka menjadi prioritas dalam raperda pesantren tersebut.

Baca juga:  RABPD 2021 Fokus pada Kemandirian Daerah

Raperda Penyelenggaraan Pendidikan juga menjadi prioritas dalam penetapan perda 2020 nanti. Raperda ini menampung berbagai usulan masyarakat terkait dengan kebijakan lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan di Kota Wali. Menurut Marwan, raperda tersebut akan membentuk profesionalitas tenaga pendidik yang dibutuhkan. “Jadi, raperda pesantren dan pendidikan ini akan saling melengkapi terkait upaya pembentukan karakter melalui ponpes dan lembaga pendidikan formal lainnya,” ujar dia.

Raperda lain yang menjadi fokus DPRD nanti adalah soal raperda tentang kredit usaha rakyat (KUR). Kemudian, raperda tata kelola tanah Negara, raperda pajak bumi dan bangunan serta biaya perolehan hak atas tanah dan bangunan. Adapun, raperda lainnya adalah raperda penyelenggaraan parkir. “Raperda parkir ini akan menata ulang bagaimana retribusi dari perparkiran bisa dimaksimalkan untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),”katanya. Yang menarik, baik eksekutif maupun legislatif juga mengusulkan raperda tersebut. Karena usulan yang sama itulah, maka usulan DPRD yang menjadi fokus bahasan.

Baca juga:  Kenaikan UMK Tunggu Regulasi Menteri dan Gubernur

Raperda lain yang akan dibahas dalam propemperda nanti yaitu raperda terkait penataan pedagang kaki lima (PKL). Hal ini diperlukan agar ada jaminan yang pasti tentang penempatan PKL yang ada di Demak. Raperda lain ialah membahas soal penyelenggaraan penanaman modal, raperda tata cara penyusunan perda dan raperda untuk bantuan hukum terhadap warga miskin. “Kita berharap, raperda raperda yang menjadi usulan tersebut dapat terselesaikan sesuai target yang ada,” kata Marwan. (*/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya