alexametrics

Badan Penghubung Angkat Muatan Lokal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Muatan lokal adalah salah satu aset yang mempunyai nilai jual terutama bagi daerah yang mempunyai keunggulan lebih. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng bersama masyarakat diharapkan dapat mengenalkan potensi budaya lokal melalui berbagai ajang baik skala nasional maupun internasional.

Ketua Komisi E DPRD Jateng, Abdul Hamid melihat banyak potensi muatan lokal budaya Jateng yang bisa digali. Terlebih hampir tiap daerah memiliki keunikan tersendiri. “Tiap kabupaten/kota di Jawa Tengah diharapkan bisa memberikan andil dalam bentuk pertunjukan yang bisa dipentaskan di berbagai event di Jakarta lewat Badan Penghubung Jateng,” katanya.

Dewan mengaku bersama kalangan Komisi E DPRD Jateng sudah bertemu langsung dengan Kepala Badan Penghubung Jateng di Jakarta. Pihaknya juga menyoroti soal acara bernuansa batik. Sekarang ini, batik bukan hanya sebagai busana tetapi sebagai ikon daerah. Untuk itu, batik terbaik di Indonesia hanya ada di Jateng karena keberagaman corak dan motif. “Kami mengharap batik-batik tiap kabupaten/kota di Jateng, dapat ditampilkan dalam event-event skala internasional. Dengan begitu bisa menjadi sarana mengundang investor yang ada di Jateng,” ujarnya.

Baca juga:  Polemik Anggaran Temui Jalan Buntu

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto mengharap semua event yang diselenggarakan oleh Badan Penghubung dapat tersusun dalam bentuk rencana kerja (renja) yang tertata. “Dengan begitu kalangan komisi E dapat membantu dalam penganggaran sehingga event besar dapat ter-cover dengan baik karena membawa muatan lokal khas Jateng,” tambahnya.

Kepala Badan Penghubung Jateng di Jakarta, Alamsyah mengatakan, tahun ini memang ada penurunan pendanaan tapi tidak menghambat dalam pengadaan acara budaya. Sedangkan dalam setiap event sudah dibuat duta seni yang mewakili tiap kabupaten/kota. Dalam segi pendanaan, untuk tahun ini ada penurunan pagu anggaran di tahun anggaran 2019 dengan nilai Rp 1.540.000.000 dan di 2020 turun menjadi 1.276.905.000, tapi tidak menghambat dalam membuat event-event mengangkat muatan lokal. “Saat ini, kami mempunyai duta seni tiap kabupaten/kota dengan tujuan memperkenalkan beragam budaya saat event-event skala nasional di Jakarta berlangsung,” tambahnya. (fth/ida)

Baca juga:  Apresiasi Kenaikan Pendapatan tapi Minim Penyerapan Kegiatan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya