alexametrics

Tiga Satker Menperin Komitmen Bangun Zona Integritas

Artikel Lain

KENDAL, Radar Semarang—Tiga satuan kerja Kementerian Perindustrian (Satker Menperin) di Jateng berkomitmen membangun zona integritas. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Ketiga satker yakni Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil (AK-Tekstil) Solo, dan Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang.

Program tersebut sejalan dengan arahan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam mempertahankan birokrasi yang bersih, produktif, dan akuntabel. Langkah strategisnya mendorong satker dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Penandatanganan komitmen dilakukan di aula Kampus Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal di Kawasan Industri Kendal (KIK) kemarin. Ketiga satker tersebut, BBTPPI telah berhasil meraih predikat WBK pada tahun 2017 dan WBBM pada tahun 2020.

Baca juga:  Lelang Gedung Workshop MAN Kendal Digugat di PTUN

Penandatanganan surat komitmen disaksikan langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian, Drs Masrokhan, MPA. Menurutnya, birokrasi bersih dan akuntabel, kapabel, disertai service excellence dapat dicapai dengan komitmen bersama dalam membangun Zona Integritas.

“Wujud nyata komitmen yang dapat dilakukan saat ini adalah komitmen satker Kemenperin dalam memperoleh dan  mempertahankan predikat WBK dan WBBM,” kata Masrokhan.

Hal senada dikatakan Direktur Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal Dra Tri Ernawati, M.Si. Ia menyatakan kesiapan seluruh pihak di Politeknik untuk menciptakan lingkungan satker yang bersih dari korupsi.

Konsistensi penerapan program Zona Integritas akan terus digaungkan hingga seluruh elemen, demi tercapainya standar pelayanan yang dapat menciptakan nilai kepercayaan dan kepastian investasi. Dengan WBK dan WBBM akan memberikan pelayanan prima dan memadai. Tentunya dengan pengembangan inovasi informasi dan teknologi. “Harapannya mampu mendongkrak inovasi layanan pada tingkat kepuasan,” harapnya. (bud-adv/zal/ap)

Baca juga:  PAN Bermanuver, Alihkan Rekom ke Dico

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya