Kegiatan sosial ini terdiri dari pengobatan modern, tradisional China atau shin shee, pijat refleksi, serta donor darah. Masyarakat dapat memeriksakan segala jenis penyakit serta mendapatkan obat secara gratis.
Pengobatan gratis ini digelar di Kelenteng Tay Kak Sie, Sabtu (10/6). Meski dibuka pukul 09.00 pagi, namun satu jam sebelumnya antrean sudah mengular sampai ke halaman. Warga yang akan berobat duduk rapi sembari menunggu nomor antrean dipanggil.
“Pengobatan gratis ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati kedatangan Kimsin YS Poo Seng Tay Tee di Kota Semarang,” kata Ketua Panitia Perayaan, Ivan Eko Harahap.
Kegiatan sosial ini selaras dengan perayaan untuk menyambut Dewa Obat. Selain itu, juga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan perawatan medis.
“Ini wujud sosial kita ke masyarakat. Sekaligus mencoba meneladani Dewa kita, Dewa Pengobatan,” terangnya.
Pihaknya menyediakan kuota untuk pengobatan gratis ini 500 orang. Meski kuota terpenuhi, jika ada warga yang ingin berobat tetap dilayani.
“Targetnya memang 500. Kita fleksibel saja lihat situasi dan kondisi. Jika masih mampu ditangani akan kita layani,” imbuhnya.
Salah satu peserta Sutiasih mengaku senang ada pengobatan gratis. Ia mendapat informasi dari tetangganya yang telah berobat sebelumnya. Warga Pecinan ini pun mengurungkan niatnya ke klinik dan datang ke Kelenteng Tay Kak Sie.
“Niatnya tadi mau ke klinik, karena ini gatal-gatal sudah tiga hari nggak sembuh. Terus saya datang ke sini yang lebih dekat. Senang kalau ada acara gini bisa membantu warga yang mau berobat,” ungkapnya.
Sedangkan puncak kegiatan akan dilaksanakan Minggu (18/6) mendatang. Yakni kirab budaya menuju Pantai Marina. (kap/zal) Editor : Agus AP