Sejumlah warga cukup risih dengan kondisi taman tersebut. Padahal, taman kerap digunakan sebagai tempat beraktivitas warga. “Sampah plastiknya banyak berserakan. Seperti tidak terurus, kalau mau main jadi agak risih,” aku seorang warga Febri Fitriana yang kebetulan di lokasi kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Ia menambahkan, sebenarnya taman Bangetayu menjadi pusat aktivitas warga. Hampir setiap sore ada yang bermain sepak bola dan anak-anak bermain. Sejumlah kegiatan kelurahan juga kerap digelar di taman. Seperti festival, perkumpulan komunitas, dan lainnya. “Tapi anehnya malah tidak terawat,” akunya.
Taman Bangetayu berada dekat puskesmas, pasar, dan sekolah. Hal itu membuat banyak warga kerap ke lokasi. Sekedar beristirahat dan menyempatkan bermain. Tetapi sayang fasilitas umum seperti toilet juga tidak tersedia. “Nggak ada toilet. Tempat duduknya juga kurang hanya ada di pojok depan saja,” tambahnya.
Petugas kebersihan asal Bangetayu Kulon Nur Wahid mengaku sudah kerap membersihkan taman. Hanya saja, banyak pengunjung yang membuang sampah sembarangan. “Setiap pagi dan siang selalu saya bersihkan. Tapi ya gini banyak sampah karena pada membuang sembarangan,” keluh Nur Wahid. (cr4/fth) Editor : Agus AP