Chef Angger menyampaikan sengaja memilih menu kekinian ini. Selain untuk meningkatkan kemampuan memasak ibu-ibu pegawai BLK, ia mengajak peserta mengembangkan skill variasi masakan modern. Sehingga saat praktek membuka bisnis, diminati para pembeli.
“Harapannya lebih produktif, bisa membuka lapangan pekerjaan dengan mengaplikasikan ilmunya dengan bisnis makanan ini” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Rose sauce pada Macaroni Schotel asal Korea ini merupakan jenis saus dari campuran saus pedas dengan krim atau susu. Maka cita rasa pedas diperkuat dengan rasa gurih. Teksturnya creamy. Orang yang tak suka pedas pun dapat ikut menikmati saus tersebut. Sedangkan satu menu lainnya, yakni Zuppa Soup kerap dijumpai di acara pernikahan atau pun dijual di restoran modern.
Sekitar 15 peserta terbagi menjadi dua kelompok. Masing-masing membuat kedua menu sesuai arahan chef selaku instruktur. Mereka tampak antusias. Pasalnya mereka baru pertama kalinya mencoba memasak menu kekinian itu. (taf/mg1/ida) Editor : Agus AP