KONI Kawal Atlet Prioritas

477
GENJOT FISIK: Para atlet Sepatu Roda Pelatda Jateng sedang berlatih fisik kesimbangan di GOR Jatidiri Semarang kemarin untuk persiapan tampil di PON 2016 di Jabar. Sepatu Roda Jateng menurunkan 11 atlet terdiri dari 6 putra dan 5 putri di PON 2016, beberapa di antaranya adalah atlet priorotas. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GENJOT FISIK: Para atlet Sepatu Roda Pelatda Jateng sedang berlatih fisik kesimbangan di GOR Jatidiri Semarang kemarin untuk persiapan tampil di PON 2016 di Jabar. Sepatu Roda Jateng menurunkan 11 atlet terdiri dari 6 putra dan 5 putri di PON 2016, beberapa di antaranya adalah atlet priorotas. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GENJOT FISIK: Para atlet Sepatu Roda Pelatda Jateng sedang berlatih fisik kesimbangan di GOR Jatidiri Semarang kemarin untuk persiapan tampil di PON 2016 di Jabar. Sepatu Roda Jateng menurunkan 11 atlet terdiri dari 6 putra dan 5 putri di PON 2016, beberapa di antaranya adalah atlet priorotas. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GENJOT FISIK: Para atlet Sepatu Roda Pelatda Jateng sedang berlatih fisik kesimbangan di GOR Jatidiri Semarang kemarin untuk persiapan tampil di PON 2016 di Jabar. Sepatu Roda Jateng menurunkan 11 atlet terdiri dari 6 putra dan 5 putri di PON 2016, beberapa di antaranya adalah atlet priorotas. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – KONI Jateng siap melakukan pengawalan khusus terhadap 58 atlet prioritas yang diharapkan meraih medali emas di PON XIX/2016 mendatang di Jabar. Menurut Ketua Umum KONI Hartono, yang dimaksud atlet prioritas adalah atlet elit yang telah meraih prestasi pada even internasional dan meraih medali emas di Pra-PON lalu.

”Sejauh ini ada 58 atlet prioritas yang sudah terjaring dan mendapatkan insentif pembinaan dari KONI. Mereka peraih emas di Pra-PON. Di luar itu, kami menginventarisasi atlet-atlet unggulan yang jika dijumlah dengan atlet prioritas mencapai 80 orang,” kata Hartono.

Ke-58 atlet tersebut, diantaranya dari cabang taekwondo, renang, tenis lapangan, tinju, wushu dan sepatu roda. Harapan dari pengawalan khusus tersebut, kata dia, para atlet tidak hanya berhenti pada prestasi di Pra-PON, tapi mencapai prestasi puncaknya di PON nanti.