Pembangunan Tak Sesuai Spek

Tempat Penampungan Pedagang Johar di MAJT

466
SALAHI SPEK: Pembangunan penampungan pedagang Pasar Johar di MAJT. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALAHI SPEK: Pembangunan penampungan pedagang Pasar Johar di MAJT. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALAHI SPEK: Pembangunan penampungan pedagang Pasar Johar di MAJT. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALAHI SPEK: Pembangunan penampungan pedagang Pasar Johar di MAJT. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pembangunan tempat penampungan sementara untuk pedagang Pasar Johar di lahan bondo masjid kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), diduga masih belum sesuai dengan ketentuan. Ada 8 catatan dari tim monitoring yang terdiri atas berbagai elemen masyarakat.

Tim monitoring pembangunan lapak sementara pedagang Pasar Johar terdiri atas elemen, akademisi, Paguyuban Pedagang Kaki Lima Kota Semarang (PPKLS), warga Gayamsari, LSM PATTIRO Semarang, dan LBH Semarang.

”Tim ini dibentuk sebagai respons dari keresahan masyarakat dan pedagang pasca kebakaran Pasar Johar yang kurang mendapatkan pelayanan dari Dinas Pasar,” ujar Widi Nugroho dari LSM Pattiro Semarang.

Menurut Widi, partisipasi masyarakat dalam pengawasan pembangunan dilindungi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 96 tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Dalam monitoring kemarin, tim menemukan sejumlah spek dan pembangunan konstruksi yang belum sesuai standar.