Desak SDM Ikut Diambil Alih

339
Jayus (Radar Semarang files)
Jayus (Radar Semarang files)
Jayus (Radar Semarang files)
Jayus (Radar Semarang files)

SEMARANG – DPRD Jateng mendesak agar pengambilalihan 16 Jembatan timbang (JT) di Jateng disertai regulasi yang jelas. Sebab, ada sekitar 300 orang yang selama ini bertugas di JT. Dewan juga meminta agar SDM itu ikut diambil alih pemerintah pusat.

Sekretaris Komisi D DPRD Jateng, Jayus mengatakan, pengambilalihan 16 JT itu tidak hanya sebatas wewenang, tapi juga aset. Sebab, lokasinya berada di titik jalan nasional yang melintasi Jateng. ”Jadi nanti aset juga ikut diambil pusat. Kalau seperti itu SDM harus ikut diambil alih juga, sebab mereka ada yang PNS dan ada yang non PNS,” katanya, kemarin.

Jayus menyambut baik pengambilalihan JT, sebab dilakukan di seluruh Indonesia. Ini harus dijadikan sebagai langkah awal untuk benar-benar menindak tegas kendaraan yang melebihi tonase. ”Nanti kan tinggal disamakan aturannya jadi satu. Tapi harus benar-benar maksimal dan tidak ada toleransi,” imbuhnya.