Jaring Calon Bupati, DPC PDI-P Demak Tunggu Instruksi DPP

643

RADARSEMARANG.ID-DEMAK- Gaung pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 di Demak mulai terasa. Mensikapi kegiatan pilkada tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Demak pada saatnya nanti akan membuka tahapan penyaringan dan penjaringan calon kepala daerah (cakada) sesuai mekanisme partai. Hal ini disampaikan Ketua DPC PDIP Demak, H Fahrudin Bisri Slamet, Kamis (11/7/2019).

Menurutnya, DPC PDIP tetap menunggu perintah DPP terkait proses penyaringan dan penjaringan calon bupati dan calon wakil bupati (cabup cawabup) tersebut. “Nah, sekarang ini belum ada perintah dari DPP untuk melaksanakan tahapan penyaringan dan penjaringan calon. Karena itu, DPC PDIP Demak tetap menunggu perintah DPP PDIP sebagaimana yang telah digariskan partai,”ungkap Fahrudin Bisri Slamet yang juga caleg peraih suara terbanyak dalam pemilu legislatif lalu tersebut.
Setelah tahapan penjaringan nanti dibuka, maka siapapun dapat mencalonkan diri melalui mekanisme yang dijalankan partai tersebut. “Kita terbuka dengan siapapun. Silahkan nanti yang mau maju bisa lewat mekanisme yang ada itu,”kata dia.

Slamet menambahkan, tahapan penyaringan dan penjaringan cakada diperkirakan dilakukan setelah kongres PDIP pada Agustus mendatang. “Jadi, apapun dalam tahapan ini nanti harus lewat mekanisme partai, yaitu menunggu perintah DPP. Kita sebagai pengurus DPC PDIP di Demak tetap tegak lurus sebagaimana perintah DPP,”tuturnya.

Menurut Slamet, pihaknya kini sedang berkonsentrasi untuk mengikuti kegiatan konferensi cabang (konfercab) serentak yang sedianya akan dilaksanakan di DPD PDIP Jateng di Semarang. “Sesuai rencana konfercab PDIP akan berlangsung paad 14 Juli nanti di DPD PDIP Jateng. Diantara agendanya adalah memilih kepengurusan baru DPC. Kepengurusan baru yang terbentuk nanti akan menjadi peserta kongres pada bulan Agustus mendatang. Jadi, setelah konfercab selesai, selanjutnya menunggu kongres partai ,”ujarnya. Karena itu, kata dia, aturan penyaringan dan penjaringan cakada dalam pilkada 2020 diperkirakan baru akan turun setelah kongres partai tersebut. “Karena itu, kita tetap jalankan tahapan pilkada sesuai mekanisme partai yang ada,”kata Slamet. (hib/sas)