Teror Bom Molotov Jadi Perhatian Kapolda Jateng

333

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Meski kejadian pelemparan bom molotov di Kota Magelang tidak menimbulkan kerusakan dan kerugian, namun Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menegaskan bahwa kejadian pelemparan bom molotov tetap menjadi atensi pihaknya.

“Ya memang ada dua tempat tadi malam jam 22.30, ada pelemparan. Meskipun tidak menyebabkan kerusakan dan kerugian, namun demikian ini menjadi atensi kita. Ini menunjukkan bahwa masih ada saudara-saudara kita yang ingin mencari-cari perhatian,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel Kamis (4/7/2019) di sela-sela bakti sosial pelayanan kesehatan dan pembagian sembako HUT Bhayangkara ke-73 Polda Jateng di Lapangan Dlimas, Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Rycko mengimbau kepada warga masyarakat, agar jangan mudah untuk diajak, diprovokasi, ataupun diiming-imingi untuk mengganggu kamtibmas. Selain itu, Rycko meminta masyarakat jika ada yang ingin mengganggu keteduhan yang sudah, agar ditolak saja.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang masih mudah diajak-ajak, diprovokasi, diimingi-imingi untuk mengganggu kamtibmas, mengganggu keteduhan yang sudah ada ini, ya ditolak saja. Tidak perlu ikut-ikutan, meskipun kejadian tadi malam itu tidak ada korban, tidak ada kerugian, namun kejadian ingin menunjukkan bahwa di antara kita masih ada yang mudah diajak-ajak untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang seperti itu,” pesannya.

Rycko memastikan, pihaknya akan melaksanakan investigasi karena memang tugas polisi. Yang paling penting,, menurut Rycko, adalah TNI/Polri bersama masyarakat bersatu, untuk menolak kejadian-kejadian bom molotov. Kapolda menduga, motif dari pelaaku yakni ingin mencari perhatian saja.

“Molotov itu, cari perhatian. Kalau teror nggak sampai keteror ya, belum sampai. Nggak menimbulkan rasa takut pada masyarakat kok itu. Inginnya memprovokasi, tapi masyarakat di sini nggak terprovokasi. Mudah-mudahan nggak, polisi ingin cari tahu penyebabnya apa,” tukasnya. (had/ap)

Editor : Agus AP