Tari Bocah Sekolah Melaju ke Jateng

69

RADARSEMARANG.ID,WONOSOBO – Tari bertajuk Bocah Sekolah yang dibawakan siswa SD Negeri 1 Wonosobo dinobatkan sebagai juara 1 dalam gelaran FLS2N tingkat SD/MI Kabupaten Wonosobo. Kemenangan itu diraih setelah berhasil menyingkirkan puluhan kelompok lain. Tari Bocah Sekolah dibawakan tiga anak yakni Aristya Manggala Anindita, Raissa Nurmala Putri dan Apta Ramadhani. Dengan predikat juara 1 mereka akan maju ke tingkat Jateng.

Sebanyak 15 kelompok tari dari tiap kecamatan menyuguhkan kebolehannya di ajang yang digelar di gedung SKB Wonosobo tersebut. Kelompok tari Bocah Sekolah karya SDN 1 Wonosobo ini memadukan konsep olah gerak dan suara. “Ngelmu iku kelakoni kanthi laku. Lekase lawan kas, tegese kas nyatosani, setyo budyo pengekesing dur angkoro,” begitu lantunan tembang Jawa dibawakan Aristya Manggala Anindita membuka pentas tari.

Tiap gerakan dan dinamika dialog yang disajikan menginterpretasikan situasi anak saat belajar dengan saling bermain, menghibur dan bekerja sama. Juri menyematkan gelar juara 1 kelompok tari SDN 1 Wonosobo, disusul juara 2 SDN 1 Kalierang Selomerto dan juara 3 SDN 1 Bojasari Kertek. Pelatih tari sekaligus pencipta tari kreasi SD N 1 Wonosobo Waket Prasudi Puger mengatakan, tari Bocah Sekolah yang dibawakan tiga siswa tersebut menggambarkan aktivitas belajar anak dengan nilai tradisi budaya Jawa. Selain gerakan tari, dipadukan juga seni tradisi tembang Jawa.

Untuk menciptkan tari ini, kata Waket, membutuhkan waktu yang panjang. Selain mengenalkan alur cerita dan gerak kepada anak. Juga penjiwaan terhadap tiap dinamika dialog yang dibangun. Tidak kalah penting, melatih tiga siswa ini menguasai tembang Jawa. Langkah ini untuk mengokohkan kelestarian budaya Jawa Tengah. “Kami melatih olah gerak, olah rasa juga olah suara. Tiga hal ini menjadi kekuatan dalam tari kreasi garapan ini,”katanya. Waket menyebutkan, untuk melaju ke tingkat Jawa Tengah, pihaknya bersama tiga siswanya akan bekerja keras. Harapannya mampu meraih juara 1 Jawa Tengah dan melaju ke tingkat nasional. (git/lis)