Penelitian Ungkap Manfaat Minum Kopi Untuk Atasi Diabetes dan Obesitas

60
JawaPos.com – Kabar gembira untuk pencinta kopi. Selain bisa meningkatkan energi dan mood, minum secangkir kopi mengawali hari juga akan memberikan manfaat untuk kesehatan. Akan tetapi tetap ingat untuk tidak menambahkan gula pada kopi. Menurut penelitian terbaru, ada kaitannya antara manfaat minum kopi dengan diabetes dan obesitas.

Penelitian baru-baru ini, yang diterbitkan dalam jurnal ‘Scientific Reports’, minum secangkir kopi dapat merangsang ‘lemak cokelat’ yang merupakan pertahanan untuk melawan lemak tubuh sendiri. Selanjutnya dapat membantu memerangi diabetes dan obesitas.

Lemak cokelat, juga dikenal sebagai Brown Adipose Tissue (BAT), adalah salah satu dari dua jenis lemak yang ditemukan pada manusia dan mamalia lainnya. Awalnya, lemak cokelat hanya dikaitkan dengan mamalia dan bayi yang berhibernasi.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ditemukan bahwa orang dewasa juga dapat memiliki lemak cokelat. Orang yang memiliki indeks massa tubuh lebih rendah (BMI) atau berat badan lebih kurus, cenderung memiliki jumlah lemak cokelat yang lebih tinggi.

Dilansir dari NDTV, Rabu (26/6), Profesor Michael Symonds, Universitas Nottingham yang turut memimpin penelitian mengatakan, Brown Adipose Tissuebekerja dengan cara yang berbeda daripada lemak lain di tubuh. Brown Adipose Tissue menghasilkan panas dengan membakar gula dan lemak, sering sebagai respons terhadap dingin. Maka akan meningkatkan kontrol gula darah dan kalori ekstra yang dibakar membantu menurunkan berat badan.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti menggunakan teknik pencitraan termal untuk melacak cadangan lemak cokelat tubuh. Teknik ini membantu menemukan lemak cokelat dan menilai kapasitasnya untuk menghasilkan panas.

“Dari pekerjaan kami sebelumnya, kami tahu bahwa lemak cokelat terutama terletak di daerah leher. Kami dapat menguji responden setelah mereka minum kopi untuk melihat apakah lemak cokelat semakin panas,” kata Symonds.

Selan itu, kandungan antioksidan dalam kafein sering dikatakan memainkan peran positif dalam kesehatan otak. Asupannya dikaitkan dengan perlindungan terhadap penyakit neurodegeneratif, yang dapat membantu meningkatkan memori dan kognisi.

Kopi bahkan dapat membantu tetap aktif dan meningkatkan tingkat energi dan kinerja fisik, karena kandungan kafeinnya. Namun, seseorang harus tetap olahraga secukupnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani