Penderita Gangguan Mata di Demak Terus Meningkat, Bikin Eye Center

220

RADAREMARANG.ID-DEMAK- RSUD Sunan Kalijaga Demak kini telah memiliki pelayanan kesehatan, yakni klinik khusus penyakit mata, Eye Center. Keberadaan eye center tersebut diharapkan dapat mendekatkan pelayanana kepada masyarakat Kota Wali, utamanya para pasien penderita penyakit atau gangguan penglihatan mata seperti penderita katarak.

Penggunaan dan pengoperasionalan gedung baru klinik mata tiga lantai di jalan Sultan Fatah Kota Demak ini diresmikan langsung Bupati Demak HM Natsir. Peresmian yang dihadiri Bupati HM Natsir, Wabup Joko Sutanto dan Sekda dr Singgih Setyono MMR Sabtu (22/6/2019) tersebut juga menandai HUT RSUD Sunan Kalijaga ke-70.

Direktur RSUD Sunan Kalijaga Demak, dr Debby Armawati mengatakan, peresmian gedung Eye Center tersebut menjadi kunci utama dalam peningkatan pelayanan untuk pasien. “Sebab, gedung Eye Center ini dilengkapi dengan berbagai macam alat, termasuk USG mata, slide line beserta monitor dan alat canggih lainnya,”ujar dr Debby kemarin.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat dalam memeriksakan kesehatan mata direspon dengan baik RSUD untuk mewujudkan gedung baru Eye Center. “Gedung Eye Center ini sekaligus menjadi indikator pembangunan kesehatan dalam rangka mendapatkan pelayanan kesehatan mata secara terpadu yang berkualitas,”katanya.

Berdasarkan data RSUD, pasien penderita gangguan mata terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2017 ada sekitar 13.506 penderita dengan 370 tindakan untuk katarak dan hingga Mei pada 2019 tercatat ada 17.183 pasien. Pada 2019 telah ada 121 tindakan. Sedangkan, angka kunjungan pasien mencapai 9.421. Adapun, pasien yang menjalani operasi katarak mencapai 469 lebih.

“Tentu, masyarakat patut berbangga dengan adanya Eye Center ini. Sebab, telah mampu memberi kenyamanan pelayanan kesehatan mata. Lantai 1 klinik mata dna rawat jalan, lantai 2 rawat inap dan lantai 3 ruang operasi,”ujar dr Debby.

Bupati HM Natsir mengapresiasi gedung baru Eye Center RSUD Sunan Kalijaga tersebut. Penderita penyakit mata merupakan terbesar ketiga setelah penyakit saraf. “Saya berharap, gedung klinik mata ini bisa dikelola dengan maksimal sehingga menjadi semangat sekaligus kebanggaan masyarakat Demak,”katanya.(hib/sas)