Tujuh Jenazah Dibawa ke Rumah Duka di Lamongan

1836

RADARSEMARANG.ID – UNGARAN – Sore ini, seluruh korban meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di dusun Ngentak, desa Klero, Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang pada Minggu (23/6) sekira pukul 02.30 dinihari tadi, diberangkatkan ke rumah duka.

Humas RSUD Salatiga Nugroho Prasetyaningsih menuturkan, semua diangkut menggunakan empat mobil jenazah. “Tiga mobil jenazah RSUD dan satu mobil jenazah PMI, ” terang Nugie, sapaan akrabnya.

Sebagaimana diketahui, satu minibus Toyota Avanza hancur setelah sang pengemudi diduga mengantuk sehingga mobil oleng dan menabrak bus Rosalia Indah. Tujuh dari delapan penumpang minibus tewas. Satu lainnya mengalami luka parah dan tidak sadarkan diri. Kini dibawah pengamatan dokter di ICU RSUD Salatiga.

Berdasarakan keterangan yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Toyota Avanza nopol B 157 NI yang dikemudikan Imam Sholahuddin, 44, warga Warung Jati Timur II/59 RT 06 RW 04 Kel. Kalibata kec. Pancoran Jakarta Selatan melaju dari arah Boyolali menuju Salatiga. Dari informasi, minibus berangkat dari Lamongan, Jawa Timur dengan mengangkut delapan penumpang hendak menuju ke Cilacap.

Sebelum lokasi kejadian, kondisi jalan menikung kekanan dan kemudian menanjak. Setelah menikung, mobil hendak menanjak namun tiba – tiba oleng kekanan dan melebihi marka jalan. Dari arah berlawanan, meluncur bus Rosalia Indah AD 1451 DF yang dikemudian Budi Priyanto, 49, warga Perum Suka Makmur RT 04 RW 10 kel. Palur kec. Mojolaban kab. Sukoharjo. (sas)