SMAN 1 Salatiga Juarai Even di Korsel

449

RADARSEMARANG – SALATIGA – Tim pelajar SMA Negeri 1 Salatiga berhasil menyabet Grand Award (juara utama) dalam even 2019 Global Youth Forum yang dilaksanakan Global Vision Christian School di Mungyeong, Korea Selatan pada 6-12 Juni 2019 kemarin. Dalam even yang diikuti belasan tim peserta dari berbagai negara ini, tim Garuda Army Smansa mendapatkan dua gelar.

Selain Grand Award dengan hadiah 2000 dollar, tim ini juga meraih predikat best team di Global Culture Festival dengan hadian 300 dollar. Smansa menurunkan dua tim yakni Garuda Army dan Ganesha Muda. Masing – masing tim berisi lima siswa dan satu guru pendamping.

“Ada dua kegiatan yang diikuti yakni Global Youth Forum, disini semua peserta melakukan presentasi dan paparan mengenai sebuah tema yang disiapkan oleh para juri. Sedangkan kegiatan kedua adalah Global Culture Festival, dimana semua peserta memamerkan kebudayaannya masing – masing,” jelas Nurhajani Handojo, guru pendamping para siswa.

Dijelaskan dia, tema yang diberikan juri tahun ini adalah Artificial Intelegent (AI) alias kecerdasan buatan. Seluruh tim diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya penerapan AI di masyarakat. “Kami sepakat AI (robot, red) bisa membantu meringankan kinerja manusia. Disisi lain memang ada dampak yakni berkurangnya tenaga manusia yang digunakan,” terang Gonxha Bojaxhiu Obed Setiabumi, salah satu anggota Garuda Army. Kendati demikian, manusia tetap dibutuhkan karena memiliki perasaan.

“Paparan yang disampaikan dengan konsep drama pendek sehingga pesan yang disampaikan mengena kepada audiens. Kami terkejut saat disebut mendapatkan juara pertama,” imbuh Lourencia Aurel Putri Jovinca, anggota tim lainnya. Sementara dalam Global Culture Festival, tim menampilkan medley lagu daerah dan tarian tradisional menyesuaikan lagunya.

Tim Garuda Army terdiri dari Veronika Vanny Pakpahan; Lourencia Aurel Putri Jovinca; Firman Emmanuel Declarantius Parulian; Meriva Putri Wibowo; Gonxha Bojaxhiu Obed Setiabumi; dan Azzahra Safira.

Sementara tim Ganesha Muda diperkuat Bramadi Theodorus Wijaya; Shafa Una Putri Purnomo; Aura Zahra Raihana; Ivana Devona; dan Diamonda Dhiffa Mariya. Guru yang mendampingi yakni Nurhajani Handojo dan Theresia Dini Retnawati.

Kepala Smansa Suyitno menuturkan jika prestasi ini sebuah kebanggaan bagi sekolah. Harapannya, semua ini bisa memacu prestasi siswa – siswa lainnya. “Ini tahun keempat keikutsertaan kami. Biasanya kami hanya mendapatkan satu gelar namun kali ini menjadi juara utama. Sangat bangga,”imbuh Suyitno. (sas)