Hendak Disidang, Terdakwa Kabur dari Pengadilan

187
Bangunan Pengadilan Negeri Kelas IB Kota Magelang (Agus Hadianto/radarsemarang.id)

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Seorang terdakwa kasus narkoba, Tri Arso Wibowo alias Gotri, saat akan disidang di Pengadilan Negeri Kelas IB Magelang dalam agenda putusan, Senin (17/6) kemarin, mencoba kabur. Terdakwa yang dalam keadaan tanpa borgol, memanfaatkan kelengahan petugas dengan kabur melalui pintu belakang pengadilan dan melompati tembok setinggi dua meter.

Humas PN Kelas IB Magelang, Hengky Kurniawan, Senin (17/6) kemarin saat ditemui membenarkan kejadian tersebut. Henky mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat tahanan atas nama Tri Arso Wibowo alias Gotri, sedang menunggu untuk disidangkan. Kejadian tersebut, menurut Henky, terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

“Iya benar, tadi terjadi ada upaya melarikan diri dari salah seorang tahanan yang sedang menunggu untuk disidangkan di Pengadilan Negeri Magelang. Kejadian itu sekitar jam 10.30 WIB,” katanya.

Henky mengakui, dirinya tidak mengetahui secara persis karena kebetulan tidak melihat langsung sebab sedang di dalam ruangan kerjanya. Dirinya, menurut Henky, mendengar adanya keributan di luar.

“Informasinya menurut personel yang ada di sekitar, bilang kalau ada tahanan kabur dan informasi lanjutan yang saya dapatkan ternyata yang bersangkutan sudah berhasil diamankan baik oleh petugas kepolisian yang mengawal dan dari petugas kejaksaan,” bebernya.

Henky menuturkan, kronologi kaburnya terdakwa ini, dengan mencoba melarikan diri melalui pintu pagar samping kantor, kemudian memanjat tembok luar pengadilan dan menuju trotar Jalan A Yani atau tepatnya di depan SMP Tarakanita Magelang dengan jarak pelarian sekitar 50 meter. Terdakwa yang berhasil keluar dari Pengadilan, menurut Henky kemudian bermaksud menyeberangi jalan. Namun setelah sampai di seberang jalan, lanjutnya, terdakwa berhasil diamankan petugas dari kepolisian maupun dari kejaksaan.

“Jadi yang kabur itu mencoba melarikan diri melalui pagar samping kantor lompat. Turun ke trotoar jalan sebelah timur, kemudian mencoba melarikan diri dengan menyeberang jalan. Sampai di seberang jalan, dari informasi yang saya dapatkan dari petugas keamanan PN, dia sudah bisa diamankan di seberang jalan oleh petugas kejaksaan dan polisi,” tegasnya.

Henky memastikan, terdakwa berhasil diamankan, dan kemudian dibawa kembali menuju ruang tahanan yang ada di PN Kelas IB Magelang. Agenda sidang, menurut Henky tetap dilaksanakan meski sempat terrjadi insiden.

Henky menegaskan, atas kejadian ini maka PN Kelas IB Magelang telah mengambil langkah-langkah unttuk mencegah terulangnya kembali insiden kaburnya terdakwa. Salah satunya, menurut Henky, yakni terdakwa yang dibawa dari sel ke ruang sidang, tetap dalam kondisi diborgol dan ketika sampai pintu ruang sidang, borgol barulah dibuka.

“Terkait kejadian tadi, pimpinan sudah melakukan pengecekan dan untuk selanjutnya akan diambil langkah-langkah pengamanan tambahan. Setiap terdakwa yang akan dibawa dari sel ke ruang sidang kondisi diborgol dan ketika sampai di pintu ruang sidang barulan borgol dibuka. Selain itu, pintu akses masuk ke dalam kantor sisi timur jika tahanan sudah datang akan ditutup untuk umum sehingga akses bagi pengunjung hanya melalui satu pintu yakni pintu utama di depan,” tukasnya. (had/ap)