Curi Burung Seharga Rp. 5 Juta, Pelaku Tinggalkan Honda Beat

291

RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Nur Rohim,35, serta Nurul Huda,26, keduanya warga Dusun Lengkong Desa Wonorejo Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Kamis (13/6/2019) ditangkap Satreskrim Polsek Wonopringgo dengan dibantu Unit Buser Sat Reskrim Polres Pekalongan. Keduanya di tangkap karena melakukan pencurian burung murai seharga Rp 5 juta.

Kedua pelaku merupakan spesialis pencuri burung – burung mahal yang biasa diikutkan lomba. Dalam setahun dari area Kota dan Kabupaten Pekalongan sudah lebih dari lima burung yang telah berhasil mereka curi.

Nur Rohim salah satu pelaku pencurian berhasil dilumpuhkan dengan timah panas oleh Tim Sat Reskrim Pekalongan, karena melawan dan melarikan diri ketika akan ditangkap.

Joko Wahono,57, salah satu pemilik burung yang dicuri, mengungkapkan bahwa krjadian bermula ketika pada hari Sabtu 25 Mei 2019 lalu, sekira pukul 15.00 wib. Dirinya mengeluarkan burung murai di halaman rumahnya Gang Sidomulyo Desa Gondang Kecamatan Wonopringgo, dan menggantungnya di pojok rumah.

Kemudian dirinya masuk ke dalam rumah. Tak lama sekitar pukul 15.30 an wib, mendengar ada suara sepeda motor tancap gas di depan rumah.

“ Karena suara kendaraan tersebut mencurigakan, maka korban ini segera keluar rumah, ternyata burung miliknya yang tergantung di depan rumah sudah tidak ada. Kemudian korban menengok ke selatan melihat ada dua orang berboncengan, terlihat membawa sangkar burung miliknya. Korbanpun langsung berteriak maling, saat bersamaan ada warga yang mendengar teriakan korban dan langsung mengejar pelaku,” ungkap Joko.

Joko juga mengatakan karena teriakan dirinya yang cukup keras, dan para tetangga pun ramai di sekitar rumahnya. Beberapa warga dengan mengendarai motor, mengejar pelaku hingga depan asrama 407 Wonopringgo.

Menurutnya warga terus mengejar yang pelaku sedang membawa burung dan pelaku terjatuh bersama burung yang dibawanya.

“ Para pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa burung, namun motor yang digunakan untuk mencuri di tinggal di tengah sawah,” kata Joko.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pekalongan, Aiptu Akrom, menjelaskan bahwa para pelaku sempat buron selama satu bulan. Namun berkat keterangan saksi dan olah TKP, Polisi bisa mengetahui identitas pelaku dan dalam waktu 1 bulan, berhasil menangkap kedua pelaku tersebut.

“Pelaku bersama barang bukti berupa satu ekor burung murai batu jantan, satu sangkar burung merek OP, satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru Putih, Nopol terpasang G-6928-WT ini sudah kita tahan, karena kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman lebih dari lia tahun “ jelas Akrom.(thd/sas)