Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Ungkap Rahasia Kebugaran

231

JawaPos.com – Usianya tak lagi muda. Bahkan, 31 Desember nanti usianya genap 39 tahun. Namun, kualitas Alberto “Beto” Goncalves seperti tak termakan usia. Dia masih mampu bersaing dengan pemain muda. Bahkan dia masih layak dijadikan pilihan utama baik di klub maupun Timnas Indonesia.

Bersama Madura United dia selalu dipercaya sebagai starter oleh pelatih Madura United, Dejan Antonic. Meski sudah ada Aleksandar Rakic sebagai target man, Beto tak kehilangan posisi. Bahkan, dia cukup enjoy menjadi second striker.

Catatannya pun mengagumkan. Meski sebagai second striker naluri mencetak golnya tidak pudar. Dari sembilan gol yang diciptakan tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrap tersebut, tiga di antaranya lahir dari aksi pemain naturalisasi tersebut.

Selain itu Beto juga membukukan satu assist, satu umpan kunci, dan total melakukan lima tembakan. Atas catatan gemilangnya itu, Jawa Pos yang berkerja sama dengan Statoskop, memilih pemain asal Brasil tersebut sebagai Pemain terbaik bulan Mei.

Lalu, apa rahasia Beto untuk menjaga staminanya tetap bugar di usia yang hampir menyentuh kepala empat tersebut? Rupanya mantan pemain Sriwijaya FC tersebut rajin menambah porsi latihan ketika di rumah.

Apabila latihan sore, maka Beto akan melakukan gym di rumah. Begitupun ketika tim latihan pagi. Maka Beto akan menambah porsi gym di sore hari. Baginya itu bisa membatu untuk menjaga kebugaran tubuh.

“Tidak boleh malas. Kalau mau hasil yang terbaik, lalukan yang terbaik juga. Saat latihan libur, harus tetap latihan sendiri di rumah. Harus tetap jaga kondisi sebagai pemain profesional,” ucap Beto.

Cara itu rupanya juga ditularkan Beto kepada juniornya di Madura United. Salah satunya adalah winger Gufroni Al Ma’ruf. Roni mengungkapkan tak jarang Beto memberi masukan agar menambah porsi latihan di rumah.

”Beto memang pemain yang berkelas. Dia senior yang sangat baik. Meskipun pendiam dia suka memberikan nasihat. Harus berlatih, tambah waktu latihan, dan harus selalu siap karena kompetisi panjang, kesempatan main akan selalu datang kapanpun. Dia selalu berkata seperti itu,” tutur Roni.

Hal tersebut diamini oleh Dejan Antonic. Pelatih asal Serbia tersebut juga merasakan dampak kehadiran Beto dalam skuad Madura United. Dengan pengalamannya yang panjang di sepak bola Indonesia, Dejan menilai Beto bisa menjadi teladan bagi pemain muda Madura United.

”Saya senang sekali dia bisa kerja sama dengan kami. Dia juga bisa kasih contoh yang baik untuk tim. Dia banyak bantu pemain muda di sini,” ujar Dejan.

Di level Timnas, Beto masih dilirik oleh Simon McMenemy. Dia masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk dua laga uji coba Internasional melawan Jordania dan Vanuatu. Bahkan, saat melawan Jordania, Beto mencetak satu gol via titik putih. Penalti diberikan setelah dirinya dilanggar di kotak terlarang. Gol itu bermakna spesial karena menjadi gol pertama Timnas Indonesia ke gawang Jordania.