Amido Balde Absen, Persebaya Cari Solusi

123

JawaPos.com – Lini depan Persebaya Surabaya dalam bahaya. Sebab, cedera yang dialami Amido Balde dalam laga kontra Kalteng Putra (21/5) ternyata cukup serius. Setelah menjalani pemeriksaan, pemain asal Guinea-Bissau itu harus menepi selama tiga pekan.

Manajer Persebaya Candra Wahyudi menjelaskan Balde mengalami cedera hamstring. “Ada robekan pada bagian otot. Meskipun tak terlalu lebar, tapi butuh waktu untuk istirahat,” katanya.

Praktis, pemain 27 tahun itu tak hanya absen dalam laga kontra PSIS Semarang (30/5). Dia juga terancam menepi saat Persebaya menjamu Barito Putera di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 15 Juni nanti.

Kondisi itu membuat pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman harus memutar otak. Sebab, Balde adalah satu-satunya striker murni milik Green Force – julukan Persebaya. Sementara itu, Osvaldo Haay yang biasanya diplot sebagai pengganti juga belum pasti bisa diturunkan. Sebab, dia masuk dalam skuad Timnas U-22 yang akan melakoni TC pada Selasa 28 Mei nanti.

Memang manajemen Green Force sudah mengirim surat dispensasi kepada PSSI untuk pemain yang dipanggil Timnas U-22. Selain Osvaldo, ada Alwi Slamat dan Rachmat Irianto.

“Tapi sampai sekarang masih belum ada jawaban. Kami masih menunggu,” kata pelatih yang akrab disapa Dajnur itu. Karena belum ada kepastian, Djanur juga tak mau ambil risiko. Hal itu terlihat dalam laga uji coba kontra tim Liga 3, Malang United di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (25/5).

Dalam laga itu, Djanur sempat menepikan Alwi, Rian – sapaan Rachmat, dan Osvaldo. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi kalau-kalau permohonan dispensasi ditolak federasi. Sebagai gantinya, Manuchekhr Dzhalilov yang diplot sebagai ujung tombak. Hasilnya juga tak mengecewakan. Pemain asal Tajikistan itu mampu mencatatkan brace dalam laga yang dimenangkan Persebaya dengan skor 8-0 itu.

Meski menang telak, Djanur masih melihat banyak kekurangan dalam timnya. “Terutama masalah finishing. Masih banyak sekali yang perlu diperbaiki,” tambah pelatih 60 tahun itu.

Nah, sejatinya, Dzhalilov juga cukup oke jika diplot sebagai striker. Buktinya dia mampu mencetak 5 gol di ajang Piala Presiden 2019. Masalahnya, posisi winger juga kian menipis menyusul belum fitnya Oktafianus Fernando. Hanya ada Irfan Jaya dan Elisa Basna yang bisa mengisi posisi itu.

Untungnya, M Suriadi dipastikan sudah siap turun. Buktinya winger 17 tahun itu sudah dicoba dalam laga uji coba kemarin. Dia juga mampu membayar kepercayaan itu dengan mencetak satu gol. “Itu adalah bagian dari solusi dengan absennya Balde. Kami harus antisipasi. Yang jelas, saya tak akan banyak mengubah skema,” ujar mantan pelatih Persib Bandung itu.