Ratchanok Intanon Pupuskan Harapan Korea Selatan Pertahankan Gelar

67

JawaPos.com – Ratchanok Intanon sukses mengubur dalam-dalam mimpi Korea Selatan untuk mempertahankan gelar juara Piala Sudirman. Kemenangan Ratchanok atas pemain muda Korea Selatan Se Young An membuat Thailand berhak atas tiket babak semifinal dengan keunggulan 3-1 atas Negeri Ginseng.

Kemenangan ini boleh dibilang jadi ajang balas dendam sukses untuk Thailand. Pasalnya, di Piala Sudirman 2017, Thailand harus puas membawa pulang medali perunggu setelah dipecundangi Korea Selatan dengan skor 1-3 di babak empat besar. Ratchanok waktu itu gagal menyumbang poin setelah ditekuk oleh Sung Ji Hyun.

Menghadapi An yang notabene merupakan jagoan baru Korea Selatan, Ratchanok memang tidak menang mudah. Beberapa kali ia dibikin repot oleh kegigihan dan keuletan An yang acap kali bisa mengembalikan pukulan-pukulan sulitnya.

Namun, jam terbang dan mental juara Ratchanok akhirnya mengakhiri perlawanan musuhnya yang masih berusia 17 tahun itu. Ratchanok menang dengan skor 21-15 dan 21-17 sekaligus menyumbang poin pamungkas untuk timnya.

Thailand sudah menunjukkan keunggulan mereka sejak laga pertama. Pasangan ganda campuran andalan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai mengambil poin pertama setelah menundukkan Seo Seung Jae/Chae Yujung 21-18 dan 21-18.

Pemain tunggal putra Kantaphon Wangcharoen menggandakan keunggulan Negeri Gajah Putih dengan membungkam Heo Kwang Hee 21-17 dan 21-17.

Thailand sebetulnya berpeluang menang 3-0 setelah ganda putra Tinn Isriyanet/Kittinupong Kedren sempat tampil menjanjikan saat menghadapi Min Hyuk Kang/Kim Won Ho. Menang di gim pertama, Tinn/Kedren malah kedodoran di dua gim berikutnya. Hyuk Kang/Won Ho pun menyumbang satu-satunya poin untuk Korea Selatan setelah menang 19-21, 21-17, dan 21-14.

Di partai semifinal, perjuangan Thailand tidak akan mudah. Mereka harus menghadapi tim tuan rumah Tiongkok yang juga melesat ke babak semifinal setelah memecundangi Denmark 3-1.

Tiga poin Tiongkok disumbang oleh ganda campuran Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang mengalahkan Mathias Christiansen/Sara Thygesen, ganda putra Li Junhui/Liu Yuchen yang menang atas Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dan tunggal putri Chen Yufei yang sukses mengandaskan Mia Blichfeldt. Mereka hanya kehilangan poin dari laga tunggal putra, di mana Chen Long gagal mengatasi gempuran Viktor Axelsen.