Jangan Sampai Lengah, Indonesia!

72

JawaPos.com – Tim nasional bulu tangkis Indonesia akan bertarung melawan Taiwan dalam laga perempat final Piala Sudirman 2019, Jumat (24/5) besok. Mereka tidak boleh terpeleset jika tidak ingin angkat kaki dari Nanning, Tiongkok.

Untuk diketahui, Merah Putih sukses lolos sebagai juara grup B dari babak penyisihan. Namun, di laga terakhir melawan Denmark, mereka harus menelan kekalahan 2-3. Hal ini tentu tidak boleh terulang saat menghadapi Taiwan nanti.

Di atas kertas, Taiwan punya kekuatan di dua nomor, yakni tunggal putra dan tunggal putri. Mereka memiliki peraih medali perak Asian Games 2018 Chou Tien Chen dan ratu bulu tangkis dunia Tai Tzu Ying. Kendati demikian, tiga sektor lainnya juga wajib diwaspadai karena bisa memberikan kejutan.

Berkaca pada laga-laga sebelumnya, baik Anthony Sinisuka Ginting maupun Jonatan Christie sudah acap kali bertemu dan menundukkan Tien Chen. Jojo bahkan tercatat belum pernah kalah satu kalipun dari total lima pertemuannya dengan Tien Chen.

Melihat head to head tersebut, ditambah kepercayaan diri Jojo yang sedang naik karena baru saja meraih gelar juara BWF perdananya di Selandia Baru Terbuka 2019, besar kemungkinan Jojo besok akan dipercaya PBSI untuk menghadapi Tien Chen.

Peluang kemenangan Indonesia cukup berat di laga tunggal putri. Pasalnya, baik Fitriani maupun Gregoria Mariska Tunjung hingga saat ini harus diakui belum berada di level yang sama dengan Tai Tzu Ying.

Namun, Fitri dan Jorji bukannya tak punya peluang menang. Tzu Ying saat ini sedang tidak dalam kondisi terbaiknya karena baru saja sembuh dari cedera. Performanya memang tidak optimal, bahkan ia takluk di tangan pebulu tangkis muda Korea Selatan Se Young An di fase grup kemarin.

Jika Indonesia bisa memenangkan setidaknya satu laga di atas, maka perjuangan mereka untuk lolos ke semifinal akan lebih mudah. Indonesia bisa dibilang kemungkinan besar bakal memenangi laga ganda putra. Baik Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, maupun Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto punya catatan pertemuan yang baik dengan wakil terbaik Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin.

Taiwan juga tidak memiliki ganda putri yang cukup mumpuni. Greysia Polii/Apriyani Rahayu di atas kertas pun semestinya bisa mengatasi mereka.

Namun, Indonesia masih harus berhati-hati di sektor ganda campuran. Dalam dua laga yang sudah dijalani di fase grup, baik Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja maupun Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum bisa menyumbang poin.

Jika nantinya sektor ganda campuran menjadi sektor yang dipertandingkan pertama kali, mereka tidak boleh tergelincir lagi seperti halnya saat melawan Denmark kemarin.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti pun meyakini bahwa timnya lebih punya peluang menang dan lolos ke babak empat besar.

Peluang kami lebih besar. Yang penting semua sudah siap, karena babak berikutnya sudah sistem gugur, harus lebih konsentrasi, fokus dan all out. Tapi tentu tidak boleh meremehkan. Taiwan kemarin kalah dari Korea Selatan, pasti mereka evaluasi juga,” ujar Susy.