Pendangkalan Pelabuhan Hambat Arus Mudik

59
DANGKAL: Kondisi Pelabuhan Kendal di pesisir pantai Kaliwungu kondisinya mengalami pendangkalan. (BUDI SETIYAWAN/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Pendangkalan di kolam sandar Pelabuhan Kendal dipastikan menjadi kendala utama dalam pengakutan arus mudik Lebaran Idul Fitri 2019. Pasalnya, hingga kini pendangkalan di kolam sandar belum dilakukan pengerukan ataupun normalisasi.

Pendangkalan kolam sandar semakin parah. Bahkan kini kedalaman kolam hanya berkisar 2-3 meter saja. Padahal, ideal kolam sandar adalah 4-6 meter. Hal tersebut tentu mengakibatkan kapal KMP Kalibodri sebagai satu-satunya kapal yang beroperasi tujuan Kendal-Kumai Kalimanatan Tengah kesulitan untuk berlabuh maupun bertolak.

“Sampai saat ini belum ada solusi. Kami masih melakukan upaya mencari solusi untuk mengatasi kedangkalan kolam sandar di Pelabuhan Kendal. Meski begitu, dari pihak ASDP selaku pengelola Kapal KMP Kalibodri tetap akan jalan untuk melayani pemudik nantinya,” kata Kepala Dishub Kendal, Suharjo.

Menurut Suharjo, untuk pengerukan memang Pemerintah Daerah Kendal belum memiliki anggaran. Sebab untuk pengerukan harus dilakukan secara menyeluruh hingga keluar pintu kolam atau break water. Hal itu membutuhkan anggaran besar dan butuh gelontoran dana dari pemerintah pusat.

“Solusinya nanti kami akan mencari kedalaman ideal agar kapal KMP Kalibodri bisa berlabuh maupun bertolak saat pemberangkatan.  Nanti dibantu dengan alat pemandu kedalaman. Sehingga bisa mengurangi resiko kerusakan kapal akibat pendangkalan,” tandasnya.

Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Andi Rahmat mengatakan jika arus mudik di Pelabuhan Kendal akan dimulai pada 21 Mei-01 Juni 2019. “Untuk saat ini kapal masih dogging atau perbaikan di gudang ASDP di Jepara. Kemungkinan akan efektif 15-20 Mei sudah bisa berlayar lagi,” tuturnya.

Untuk arus mudik nantinya, pihak pelabuhan akan bekerja sama dengan Pengusaha Organisasi Angkutan Darat (Organda). Yakni untuk menyediakan jasa angkutan bagi pemudik dari Pelabuhan Kendal yang dari luar kota.

“Kami siagakan disana angkutan juga satu angkutan milik pemerintah daerah untuk membantu mengangkut pemudik. Harapannya hal itu bisa mempermudah  para pemudik yang melalui Pelabuhan Kendal,” imbuhnya. (bud/ap)