Indosat Ooredoo Business Komitmen Bangun Smart City

165
SMART CITY - Indosat Ooredoo Business memiliki komitmen yang tinggi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Smart City di kota Semarang. (tya/radarsemarang.id)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Indosat Ooredoo Business memiliki komitmen yang tinggi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Smart City di Indonesia guna mewujudkan manajemen perkotaan yang lebih maju dengan system yang inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan. Smart City juga merupakan inisiatif penting dari Pemerintah di era revolusi industri 4.0.

“Konsep solusi Smart City Indosat Ooredoo dirancang untuk mencapai outcome yang diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah di perkotaan, warga kota dan komunitas bisnis untuk menciptakan tata kelola pemerintahan dan transparansi, layanan publik yang baik, pertumbuhan ekonomi dan efisiensi biaya,” ujar Group Head Customer Operations Indosat Ooredoo, Mirza Helmi, kemarin.

Dijelaskan tingkat urbanisasi di Indonesia yang tinggi mencapai lebih dari 56 persen penduduk akan tinggal di perkotaan menyebabkan kompleksitas permasalahan kota berkembang sangat cepat. Maka dari itu diperlukan solusi baru yang inovatif untuk menyelesaikan permasalahan kota, yaitu solusi yang dapat memberikan kapasitas yang lebih besar dari pada kebutuhan. TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) atau ICT merupakan salah satu teknologi yang memiliki potensi inovatif yang tinggi untuk menyelesaikan berbagai tantangan perkotaan.

Indosat Ooredoo membangun arsitektur smart city mulai dari pondasi dasar berupa jaringan atau infrasruktur telekomunikasi, layanan TIK (data center dan manage services), komputasi awan dan aplikasi-aplikasi yang berjalan di atasnya secara terintegrasi dan berkesinambungan. Jawa Tengah adalah salah satu propinsi yang sudah mengimplementasikan smart city. Pemkab. Batang, Pemkab. Boyolali, Pemkab. Pemalang, Pemkot Pekalongan merupakan kabupaten yang telah terbantu dengan adanya solusi connectivity, internet dan aplikasi yang terintegrasi untuk menunjang implementasi smart city.

Tahun 2019 menurut Mirza, pembangunan Smart City di Jateng kembali di mulai dalam program Gerakan Menuju 100 Smart City. Tahun 26 kota terpilih menjadi Smart City, sedangkan untuk wilayah Jateng ada 3 kabupaten dan kota yakni, Semarang, Demak dan Magelang.

“Diharapkan pembangunan Smart City menjadi contoh bagi Kota dan Kabupaten diluar 100 Kota dan Kabupaten yang terpilih oleh Kominfo melalui inisiatif daerah masing-masing. Dengan demikian membangun Smart City tidak hanya terhenti di 100 Kota dan Kabupaten tersebut, namun juga akan meliputi seluruh Kota dan Kabupaten di Indonesia yang pada akhirnya akan menjadikan bangsa Indonesia sebagai Smart Nation,” tambah Mirza. (tya/ap)