Zayinul Fata, Pendatang Baru dengan Suara Terbanyak Kedua

241

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Sebagai pendatang baru dalam belantara politik, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Zayinul Fata prestasinya sangat mengagumkam. Ia berhasil meraih suara terbanyak kedua dalam pemilu legislatif (pileg) 2019. Zayin meraih 11.019 suara.

Jumlah itu termasuk nomor dua setelah Fahrudin Bisri Slamet dari PDIP yang memperoleh 15.003 suara. Bisri Slamet sendiri merupakan incumbent atau petahana. Ini sesuai dengan hasil rekapitulasi suara yang dirilis KPU Demak dalam rapat pleno tingkat kabupaten. Zayinul Fata mengatakan, suaranya terbanyak kedua setelah Fahrudin Bisri Slamet.

“Saya dari dapil 2 Bonang dan Wedung dengan jumlah suara 11.019,” kata Zayin, Sekretaris DPC PKB Demak yang juga alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini.

Suara terbanyak kedua yang dapat diraih tersebut menjadi prestasi tersendiri bagi politisi muda tersebut. “Kita juga tetap bersyukur karena PKB bisa mempertahankan 9 kursi di DPRD Demak,” ujarnya.

Dengan perolehan suara terbanyak kedua tersebut, Zayinul Fata menjadi calon kuat pimpinan (Wakil Ketua) DPRD Demak mendatang.

Sementara itu, dalam rekapitulasi KPU Demak, parpol peraih kursi terbanyak yaitu, PDIP 11 kursi. Sedangkan, PKB 9 kursi, Partai Gerindra 8 kursi, Partai Golkar 7 kursi, Partai Nasdem 6 kursi, PPP 5 kursi, Partai Demokrat 3 kursi dan PAN 1 kursi. Total kursi di DPRD Demak yang diperebutkan berjumlah 50 kursi. Ketua KPU Demak, Bambang Setayabudi mengatakan, rekapitulasi tingkat kabupaten telah selesai.

“Kita menunggu rekap nasional pada 22 Mei. Tanggal itu merupakan penetapan KPU RI. Karena itu, kita juga menunggu jika ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) selama 3 hari setelah pengumuman nanti,” katanya. (hib/ap)

Parpol dan prediksi nama nama peraih kursi di DPRD Demak berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Demak:

1. PDIP = 11 kursi
– Dapil 1 = Faozan (7.550 suara) dan Tatiek Soelistijani (7.770 suara)
– Dapil 2= Sonhaji (4.094 suara)
– Dapil 3= Sudarno (4.617 suara) dan Saiful Hadi (5.715 suara)
– Dapil 4= Fahrudin Bisri Slamet (15.003 suara), Hana Maharani (8.192 suara), Busro (5.830 suara) dan Badarodin (4.691 suara)
– Dapil 5= Sugiharno (5.420 suara), Abu Naim (3.712 suara)

2. PKB =9 kursi
– Dapil 1= Edy Sayudi (7.667 suara) dan Sukarmin (4.033 suara)
– Dapil 2= Zayinul Fata (11.019 suara) dan Syafii Afandi (3.928 suara)
– Dapil 3= Isa Ansori (4.937 suara)
– Dapil 4= Ulin Nuha (6.662 suara) dan Parsidi (6.101 suara)
– Dapil 5= Nurul Muttaqin (6.809 suara) dan Nur Susaktiyo (5.522 suara)

3. Gerindra= 8 kursi
– Dapil 1= Mukti Kholil (5.425 suara) dan Moh Sodikin ( 6.570 suara)
– Dapil 2= Mansur (3.417 suara)
– Dapil 3= Danang Saputro (4.061 suara)
– Dapil 4=Marwan (5.477 suara) dan Jayadi (5.071 suara)
– Dapil 5= Muntohar (8.432 suara) dan Maskuri (8.071 suara)

4. Golkar= 7 kursi
– Dapil 1= Sutrisno (5.141 suara) dan Hermin Widyawati (5.197 suara)
– Dapil 2= Nur Wahid ( 4.338 suara)
– Dapil 3= Nuryono Prasetyo (6.897 suara)
– Dapil 4= Robert Frendy (7.061 suara)
– Dapil 5= Ike Candra (9.336 suara) dan Ristiko Nari (8.474 suara)

5. Nasdem= 6 kursi
– Dapil 1= Budi Ahmadi (4.910 suara) dan Martono (3.658 suara)
– Dapil 2= Ibrahim Suyuti ( 3.640 suara)
– Dapil 3= Sulkan (6.749 suara)
– Dapil 4= Gunawan (4.000 suara)
– Dapil 5= Siti Khoiriyah (2.711 suara)

6. PPP= 5 kursi
– Dapil 1= Bangun Setyobudi (4.196 suara)
– Dapil 2= Kholid Muktiyono (4.192 suara)
– Dapil 3= Rumain (3.610 suara)
– Dapil 4= Abu Said (3.374 suara)
– Dapil 5= Subari (4.436 suara)

7. Demokrat= 3 kursi
– Dapil 1= Ngaspan (4.007 suara)
– Dapil 2= Fatkan (5.421 suara)
– Dapil 5= Sri Rejeki (4.548 suara)

8. PAN= 1 kursi
– Dapil 3= Farodli (4.091 suara)

Keterangan:

Dapil 1 (Demak, Wonosalam, Dempet, Kebonagung)
Dapil 2 (Bonang, Wedung)
Dapil 3 (Gajah, Karanganyar, Mijen)
Dapil 4 (Mranggen, Karangawen)
Dapil 5 (Guntur, Karangtengah, Sayung)

Sumber data: Hasil Rekapitulasi KPU Demak