Ramadan Ini, ACT DIY Ajak Dermawan Entaskan Kemiskinan

22

RADARSEMARANG.ID, YOGYAKARTA – Menyambut bulan suci Ramadan, umat muslim bersiap berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan. Ramadan pun harus dipandang sebagai bulan akselerasi kedermawanan, sebagaimana disampaikan oleh Bagus Suryanto selaku Kepala Cabang ACT DIY.

Bagus melanjutkan, di momentum Ramadan kali ini ACT mengajak seluruh masyarakat DIY untuk senantiasa berbuat kebaikan, melipatgandakan amalan terbaik, serta sebagai momentum berbagi kepada sesama. “Sekalipun negeri ini masih disibukkan dengan tema politik, kita masih perlu mengigat bahwa permasalahan kemiskinan di negeri ini masih sangat menghawatirkan,” ungkapnya dalam peluncuran program ‘Marhaban Yaa Dermawan’, Selasa (24/4).

Bagus menambahkan, program pengentasan kemiskinan telah disiapkan oleh ACT DIY. Program-program tersebut berupa Humanity Food Truck yang merupakan layanan makanan gratis untuk masyarakat prasejahtera. Selama Ramadan, armada Humanity Food Truck akan berkeliling DIY untuk membagikan ribuan makanan secara gratis.

“Selain Humanity Food Truck, program penyaluran ribuan bantuan paket pangan untuk masyarakat prasejahtera, pemulung, serta masyarakat lanjut usia juga terus dilakukan. Ada juga program Mobile Sosial Rescue (MSR) yang berupa pendampingan dan pemberian bantuan untuk perorangan yang sakit tetapi tidak mampu untuk berobat,” imbuh Bagus.

Di tingkat nasional, pada Ramadan kali ini, ACT juga akan memberangkatkan Kapal Ramadan dari lima titik dengan membawa paket-paket pangan dan akan menyasar ratusan ribu masyarakat prasejahtera di seantero nusantara.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) DIY, Ustaz Abdullah Sunono menyampaikan apresiasi atas peluncuran tema ‘Marhaban Yaa Dermawan’ ACT. “Marhaban yaa Dermawan sejatinya mengajak kita semua untuk memiliki jiwa kedermawanan yang tinggi,. Berhubung bulan Ramadan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat. Ramadan adalah momen terbaik bagi para dermawan untuk menebar amalan kebaikan,” jelasnya.

Tidak hanya di Tanah Air, keberkahan Ramadan, juga menyapa masyarakat Palestina. Bangsa yang selama 12 tahun terakhir mengalami blokade laut, darat, maupun udara oleh Pemerintah Isarel ini juga mendapatkan manfaatnya dari kedermawanan masyarakat Indonesia.

Syekh asal Gaza, Palestina, Abdallah Al Najjar dalam kesempatan tersebut menyampaikan ajakan meningkatkan kepedulian untuk Palestina. Menurutnya, Palestina merupakan bumi para nabi. Baitul Maqdis merupakan kiblat pertama umat muslim, akan tetapi kini masyarakatnya masih dalam masa penjajahan, perbatasannya ditutup, airnya tercemar limbah, listrik hanya menyala beberapa jam per hari, dan kemiskinan akut tengah menghinggapi baik di Gaza maupun Tepi Barat Palestina.

Ia pun mengajak masyarakat Indonesia senantiasa berdoa serta berikhtiar bagi kemerdekaan Palestina, “Teima kasih banyak saya ucapkan kepada masyarakat Indonesia dan ACT yang hingga saat ini masih membersamai Bangsa Palestina,” tutup Syekh Abdallah. (act/web/ap)