Paraglider Nasional Siap Mengudara di Sikuping

612
SERU : Sejak ditemukan tahun 2018 kemarin, kini Bukit Sikuping Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, menjadi lokasi olahraga paralayang tingkat nasional, hingga menjadi bagain dari event TROI 2019. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SERU : Sejak ditemukan tahun 2018 kemarin, kini Bukit Sikuping Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, menjadi lokasi olahraga paralayang tingkat nasional, hingga menjadi bagain dari event TROI 2019. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Kabupaten Batang bersiap menjadi tuan rumah event olahraga tingkat nasional Paragliding Trip Of Indonesia (TROI), yang akan dihelat di Bukit Sikuping, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, pada 25-28 April 2019 mendatang. Paraglider nasional bahkan tingkat dunia, bersiap mengudara di langit Batang.

Trip of Indonesia sendiri merupakan acara olahraga paragliding atau paralayang oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Asisten Deputi Olahraga Rekreasi yang dilaksanakan pada 5 titik. Seri pertama digelar di bukit Sikuping Batang, kemudian Wonosobo Jawa Tengah, Mandalika Lombok, Mondangan Malang Jawa Timur dan bukit Dharmasraya Sumatera Barat. Event di Batang juga bekerja sama dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan Pemkab Batang.

“Alhamdulillah Batang ikut ditunjuk dalam rangakian event TRoI oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga, dan kita ketepatan di seri satu,” ucap Bupati Batang Wihaji Minggu (14/4).

Event besar tersebut akan dijadikan sebagai media promosi oleh Pemkab Batang, agar masyarakat luas mengetahui bahwa ada destinasi wisata Paralayang di Kabupaten Batang. Terlebih, destinasi wisata adrenalin itu sudah diluncurkan pemkab sejak April 2018 silam, yang ditandai dengan digelarnya ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang.

Event ini saya kira sebagai ajang kejuaraan yang sangat bagus, untuk bisa sekaligus perkenalkan ke seluruh masyarakat Indonesia bahwa Kabupaten Batang juga memiliki berbagai potensi alamnya yang indah, yakni bukit Si Kuping,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso menambahkan, TROI akan menjadi event paralayang terbesar yang pernah ada di Kabupaten Batang, dengan jumlah peserta mencapai 203 orang.

“Antusiasme para peserta yang akan mengikuti kejuaraan paragliding pada event TROI ini cukup luar biasa, bahkan membludak. Sehingga, kami terpakasa menutup pendaftaran peserta sejak tanggal 2 April kemarin di angka 203,” terangnya.

Ia mengatakan, para peserta kejuaraan paragliding itu tak hanya datang dari satu daerah saja, melainkan dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, juga ada dua atlet internasional yang akan ikut memeriahkan. (han/zal)