Ganjar Copoti APK di Hari Tenang, Gelar Lomba Daur Ulang Sampah APK

606
AJAK DAUR ULANG : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak masyarakat mendaur ulang saja, tidak membuang sembarangan bekas APK yang berbahan plastik sulit terurai dalam tanah. (ISTIMEWA)
AJAK DAUR ULANG : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak masyarakat mendaur ulang saja, tidak membuang sembarangan bekas APK yang berbahan plastik sulit terurai dalam tanah. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak masyarakat untuk tidak membuang sembarangan bekas Alat Peraga Kampanye (APK). Sebab, banyak APK terbuat dari bahan plastik, sehingga sulit terurai dalam tanah.

”Itu akan menjadi sampah yang mencemari. Maka saya pengen sampah APK ini didaur ulang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi,” ujarnya di sela berkeliling Semarang untuk mencopot APK yang masih banyak terpasang di bahu-bahu jalan.

Untuk membuat ajakannya semakin menarik, Gubernur menggelar lomba daur ulang sampah APK bagi masyarakat. Dalam lomba ini, ia menantang masyarakat untuk menyulap sampah APK menjadi berbagai produk kerajinan. Tak tanggung-tanggung, ia siapkan total hadiah Rp 20 juta untuk lomba ini. ”Bisa jadi payung, tas, jas hujan atau apapun. Silahkan kirim hasil kreatifnya ke medsos saya, nanti akan dipilih pemenangnya,” ucapnya.

Minggu (14/4) pagi, bersama Satpol PP Jateng dan sejumlah kolega, Ganjar berkeliling ke sejumlah ruas jalan Kota Semarang untuk mencopot APK. Ia berkeliling menggunakan sepeda motor. Dimulai dari sekitar rumah dinasnya, Puri Gedeh berlanjut ke sejumlah tempat, seperti Jalan Simongan Raya, Jalan Karangayu, Banjir Kanal Barat, Jalan Kokrosono, Jalan Soegijapranata dan Kawasan Tugu Muda.

Di sepanjang jalan ini, ketika melihat APK yang masih terpasang, Ganjar menghentikan motor untuk mencopot APK. Menggunakan tang dan linggis kecil, ia mencopoti sendiri APK yang rata-rata terbuat dari bahan MMT berbingkai bambu.

Tidak hanya yang berukuran kecil, satu baliho berukuran 2×3 meter bergambar Jokowi-Ma’ruf di Jalan Kokrosono juga dicopot Ganjar. Memang sedikit menggelitik karena setiap akan mencopot baliho, Ganjar kerap becanda, mengajak ngobrol foto yang terpampang di APK. ”Sorry ya mbak, gambarmu tak copot. Padahal ayu lho fotone,” ujarnya bercanda.

”Hari ini saya ingin mengajak masyarakat, Satpol PP, Panwas semuanya bergerak untuk mencopoti APK. Saya berharap Timses dan partai politik ikut mencopot juga agar segera rapi, sehingga saat pencoblosan nanti kotanya jadi bersih,” kata Ganjar.

Ganjar juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya pada 17 april besok. Ia berharap masyarakat bisa datang ke TPS gasik. ”Jangan piknik dulu, nyoblos dulu baru piknik. Gunakan hak pilih anda untuk bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Sementara itu, petugas Bawaslu, Panwascam, PPK serta dibantu oleh petugas dari Muspika Kecamatan Gajahmungkur membersihkan APK yang dipasang di area Taman Sudirman, Gajahmungkur, Semarang, Minggu (14/4) kemarin. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan sebanyak 199 APK.

Camat Gajahmungkur, Bambang Pramusinto mengatakan kegiatan pembersihan APK ini merupakan inisiasi dari Panwascam Gajahmungkur yang mengundang unsur Muspika, lurah, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Jadi hari ini sudah memasuki hari tenang dan salahsatu kegiatan yang dilakukan pada hari tenang ini adalah dengan membersihkan APK di arela taman ini,” katanya. (sga/hid/ida)