Dana KUR Jateng Tersalur Rp 6 T, Target Nasional Rp 140 T

599
UPDATE CAPAIAN : Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Sulaimansyah saat memaparkan capaian APBN sampai Triwulan 1 2019 di Jawa Tengah. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UPDATE CAPAIAN : Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Sulaimansyah saat memaparkan capaian APBN sampai Triwulan 1 2019 di Jawa Tengah. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus dimonitor agar tepat sasaran. Dalam hal ini, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) agar KUR dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

”Kami membina pemerintah daerah (Pemda) untuk pengelolaan KUR melalui aplikasi SIKP, seperti untuk peng-input-an data debitur potensial, verifikasi debitur, dan lainnya,” kata Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Sulaimansyah dalam acara Quarterly Update Capaian APBN sampai Triwulan 1 2019 di Jawa Tengah, Semarang, kemarin (10/4).

”Kami juga terus mendorong perbankan sosialisasikan KUR ke masyarakat. Sehingga tidak dianggap sebagai bansos yang tidak dikembalikan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, tahun 2019 ini target penyaluran KUR secara nasional adalah Rp 140 triliun dengan suku bunga 7 persen. Dari jumlah ini, target penyaluran untuk sektor produktif adalah sebesar 60 persen.

”Triwulan I 2019 tercapai 4,32 persen dari total target nasional sebesar Rp 140 triliun,” ujarnya dengan menambahkan bahwa memang tidak ada patokan penyaluran untuk tiap provinsi

Sulaimansyah menambahkan, jumlah ini disalurkan oleh 42 bank penyalur. Jumlah bank penyalur ini bertambah jika dibanding tahun 2018 kemarin. ”Tahun lalu ada 41 bank penyalur,” terangnya.

Sementara itu, di Jawa Tengah penyaluran KUR sudah tersalurkan Rp 6,051 triliun. Penyaluran terbesar adalah untuk sektor unggulan yakni di perdagangan besar dan eceran. Disusul pertanian, perburuan dan kehutanan, kemudian ada industri pengolahan pada posisi ketiga. (sga/ida)