Satu Tekad di Ulang Tahun Kesembilan Belas

89
Direktur Jawa Pos Radar Semarang (Oleh: Baehaqi)
Direktur Jawa Pos Radar Semarang (Oleh: Baehaqi)

RADARSEMARANG.ID, HARI ini, 1 April 2019, Jawa Pos Radar Semarang genap berusia 19 tahun. Sejak Sabtu sudah diadakan serangkaian acara. Sederhana, tetapi banyak karyawan dan keluarga yang berkesan. Sampai-sampai yang tidak datang karena berbenturan dengan acara lain merasa kecewa.

“Dari kemarin dan hari ini plolak-plolok lihat orang podo komen bahagia dan seru-seruan. Ya, sudahlah, berarti turut berbahagia lihat banyak orang berbahagia,” kata Redaktur Pelaksana Radar Semarang Ida Norlayla. Dua hari dia harus memberikan pelatihan menulis untuk para guru di Magelang dan Kendal.

KEBERSAMAAN : Karyawan Jawa Pos Radar Semarang beserta keluarga masing-masing melepas kegembiraan dalam acara Silaturahmi Keluarga Besar Jawa Pos Radar Semarang.BASKORO/RADARSEMARANG.ID,
KEBERSAMAAN : Karyawan Jawa Pos Radar Semarang beserta keluarga masing-masing melepas kegembiraan dalam acara Silaturahmi Keluarga Besar Jawa Pos Radar Semarang.BASKORO/RADARSEMARANG.ID,

Rangkaian acara dimulai unjuk gigi Sabtu pagi. Istilah kerennya show of force (baca beritanya Berlari dalam Kebersamaan, Minggu, 31 Maret 2019). Ingin menunjukkan bahwa di saat banyak koran berguguran, Radar Semarang malah semakin bersemangat. Kemarin silaturrahim keluarga. Hari ini rangkaian terakhir open house.

Pukul 07.00 Sabtu, seluruh karyawan berjalan kaki dari kantor di Jalan Veteran 55 Semarang menuju Simpang Lima – Jalan Pandanaran-Taman Indonesia Kaya – rumah pribadi Wali Kota Semarang – kantor. Total 7.961 langkah. Menghabiskan 328 kalori. Mereka membawa berbagai tulisan penyemangat. Dipimpin oleh mantan aktivis mahasiswa yang sering berdemo Sigit Rahmanto. Di sepanjang perjalanan dia berorasi.

TUR RUANG KERJA : Keluarga fotografer Nurchamim beserta penanggungjawab IT dan online Agus Purwahyudi melihat-lihat ruang kerja di kantor suaminya. NURCHAMIM/RADARSEMARANG.ID,
TUR RUANG KERJA : Keluarga fotografer Nurchamim beserta penanggungjawab IT dan online Agus Purwahyudi melihat-lihat ruang kerja di kantor suaminya. NURCHAMIM/RADARSEMARANG.ID,

Rombongan sempat tawaf, eh, berputar sekali. Sigit terus berkoar-koar antihoaks. Sesekali diselingi yel-yel dan nyanyian. Banyak pengendara yang memperhatikan. Malah ada orang yang berolah raga pagi bertanya, demo tentang apa? Tentu dijawab bukan berdemo.

Di Taman Indonesia Kaya dimainkan beberapa game ringan. Saya tidak tahu namanya. Ada lompat berkelompok dan hulahop yang dimodifikasi jadi permainan. Semacam outbond. Manajer Keuangan Indah Fajarwati menyebut untuk penguatan karakter dan team work.

SUKSES SELALU : Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi memotong tumpeng dalam peringatan HUT ke-19 Jawa Pos Radar Semarang.NURCHAMIM/RADARSEMARANG.ID,
SUKSES SELALU : Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi memotong tumpeng dalam peringatan HUT ke-19 Jawa Pos Radar Semarang.NURCHAMIM/RADARSEMARANG.ID,

Di situ pula saya didaulat untuk menyampaikan pidato hari ulang tahun. Suatu yang tidak biasa. Pidato internal dilaksanakan di tempat umum terbuka. Dilihat dan didengar banyak orang. Bisa jadi juga direkam kompetitor. Padahal, isinya hal-hal secret dan mendasar. Introspeksi, evaluasi, strategi, konsep, dan filosofi. Bagi saya tidak masalah. Belum tentu juga orang lain paham. Apalagi bisa melaksanakan.

Pidato itu saya beri judul “Berlari dalam Kebersamaan.” Kelihatannya sederhana. Tetapi, tidak gampang diwujudkan. Konsekuensinya banyak. Bisa bertabrakan, saling dorong, dan serimpungan. Diperlukan pemahaman dan pengertian masing-masing karyawan sebagaimana dalam permainan yang saya sebut tadi. Untuk meminimalisasi hal ini, kemarin digelar silaturrahim keluarga besar Radar Semarang (baca beritanya di halaman B)