Semangat UNNES Mendunia untuk Indonesia

92

RADARSEMARANG.ID, Memasuki tahun 2019, Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memacu untuk lebih mendunia. Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M. Hum, menjelaskan, bagi UNNES, ‘Mendunia untuk Indonesia’ bukan hanya slogan semata. Namun kata-kata itu menggambarkan harapan luhur UNNES yang pada tahun 2018 genap berusia 54 tahun.

Pada usia yang cukup matang ini, UNNES menemukan peran baru untuk memuliakan Indonesia dengan menjadikan dirinya sebagai perguruan tinggi bereputasi internasional. Di usia 54 tahun adalah momentum untuk menjulangkan reputasi diri demi Indonesia. Letupan semangat harus dikobarkan agar UNNES mencapai tahun kemandirian yang dicanangkan pada tahun 2019 ini.

Untuk mewujudkan itu, ada tiga kunci pokok yang harus ditingkatkan agar harapan UNNES pada tahun 2019 untuk masuk dalam Klaster I dan pengajuan PTN Badan Hukum dapat terwujud. Pertama, peningkatan kualitas SDM. Kedua, peningkatan layanan prima. Ketiga, peningkatan mutu berkelanjutan.

Pertama, kualitas SDM merupakan motor penggerak perubahan. Di tengah pusaran era disrupsi, kualitas SDM yang adaptif tentu akan mampu memberikan bentuk ikhtiar melambungkan UNNES dalam kibaran panji-panji prestasi dan reputasi UNNES di seluruh pelosok dunia. Dengan demikian, perubahan adalah keniscayaan. Tanpa ada perubahan, UNNES akan sulit melakukan lompatan hingga menjulang setinggi angkasa.

Kemudian yang kedua, layanan prima dikawal dengan kredo bahwa setiap layanan dijalankan tanpa zero pengaduan. Semua orang terlayani secara tepat dan cepat sesuai standar yang ditentukan. Layanan prima membawa konsekuensi bahwa tata kelola UNNES berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Implikasinya, semua bentuk dan hasil layanan dapat diketahui dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dengan sistem keterbukaan informasi publik yang transparan dan akuntabel. Layanan prima yang unggul akan menciptakan budaya kerja yang kondusif dan produktif. Budaya kerja demikian akan berdampak pula pada peningkatan kesejahteraan. Dengan demikian, UNNES sebagai PTN Unggul harus menerapkan Good University Governance (GUG) sebagai indikator penerapan layanan prima yang unggul bagi semuanya.

Serta yang ketiga, peningkatan mutu berkelanjutan dimaksudkan sebagai upaya UNNES melakukan perbaikan mutu secara terus-menerus. Prestasi dan reputasi UNNES yang telah diraih harus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan hingga menggetarkan langit Indonesia dan dunia. Dengan langkah seperti itu UNNES mampu menjadi bagian penting dalam jajaran World Class University (WCU).
Agar harapan dan cita-cita UNNES menjadi World Class University terwujud, semangat harmoni dan suasana yang kondusif harus tetap dijaga dan ditumbuhkan dalam untaian berbagai prestasi dan reputasi yang mampu menggetarkan Indonesia dan dunia. Semoga teriring doa untuk UNNES yang tercinta agar komitmen UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban dapat terwujud. (*)