Puas Jika Pasien Pulang Sehat

342
Rizky Hening Saputri (AHSAN FAUZI/RADARSEMARANG.ID)
Rizky Hening Saputri (AHSAN FAUZI/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, BISA mengobati orang yang sakit merupakan hal yang menyenangkan, terlebih pasien yang tengah ditangani bisa sembuh dan boleh dibawa pulang. Hal ini diakui Rizky Hening Saputri, dokter umum Rumah Sakit (RS) Roemani Semarang.

“Ada kepuasan tersendiri jika pasien yang kita tangani bisa dibawa pulang dalam kondisi yang membaik (sehat),” kata Rizky kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (29/3).

Gadis kelahiran Semarang, 5 September 1993 ini mengaku, menjadi dokter di usia muda kadang dianggap sebelah mata oleh masyarakat, apalagi untuk fresh graduate (lulusan baru) seperti dirinya. “Mindset masyarakat kalau dokter kan identik dengan bapak-bapak dan ibu-ibu. Kalau masih muda praktik dikira masih koas atau mahasiswa,” ungkapnya.

Alumnus Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini menuturkan, kesehatan di Indonesia saat ini harus banyak perbaikan. Ini tidak hanya menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi tenaga medis saja, tapi juga menjadi PR untuk para stakeholder, terutama soal pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Sebetulnya sudah baik ada semacam asuransi yang bisa meng-cover, tapi sangat disayangkan sistemnya masih perlu banyak perbaikan supaya tidak banyak merugikan masyarakat dan tenaga kesehatan,” urainya.

Dokter yang baru dua bulan bertugas di RS Roemani Semarang ini membeberkan, dirinya menjadi seorang dokter sebenarnya bukan cita-cita pribadinya, namun lebih cita-cita kedua orang tua. “Orang tua saya kepingin saya jadi dokter. Saya dulu masuk lewat SNMPTN atau jalur undangan. Awal kuliah sempat agak stres, tapi lama-lama enjoy, bahkan keterusan hingga sekarang, saya juga ingin lanjut kuliah spesialis,” katanya. (san/aro)