Lestarikan Seni dan Budaya

311
Novia Rahmawati/DOKUMEN PRIBADI
Novia Rahmawati/DOKUMEN PRIBADI

RADARSEMARANG.ID, MEMILIKI paras ayu dan menarik, ditambah dengan keahlian di bidang seni, yakni seni tari, menjadi modal Novia Rahmawati mencoba peruntungan dalam ajang Pemilihan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2018. Kemampuannya tersebut ternyata berhasil membawa Novia berhasil menyabet juara runner up.

“Selain runner up pada ajang tersebut, saya juga juga memenangi kategori Puteri Kebudayaan Indonesia Favorit Sosial Media,” kata dara ayu yang akrab disapa Novia ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Mahasiswi Jurusan Pendidikan Sendratasik atau Seni Tari, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini mengaku, dalam ajang tersebut tidak bisa dicapai secara instan. Ia mengaku harus bersaing dengan perwakilan dari 33 provinsi lain di Indonesia.

“Saya harus melewati tahap demi tahap, mulai dari audisi, pemilihan, hingga mencapai babak final. Di sini saya harus latihan rutin. Misalnya, catwalk, public speaking, bakat, sampai mempersiapkan baju-baju, dan kostum nasional,” ujar dara kelahiran Kebun Damar, Lampung ini.

Menurut Novia, ia tertarik pada bidang seni dan modeling sejak SD. Berbagai prestasi pernah ditorehkan di kampung halaman. Misalnya, juara III peragaan busana di Kabupaten Lampung Timur, bahkan pernah menjadi peserta Kirab Budaya Nasional di Jakarta.

Meski usianya masih sangat muda, Novia punya niat yang tulus. Yakni, memiliki komitmen pelestarian pada seni dan budaya Indonesia dan mengajarkan pada generasi muda lainnya.

“Ke depan, saya akan terus berkomitmen dalam pelestarian seni budaya Indonesia, termasuk dengan terus mengajarkan kepada generasi selanjutnya,”tandasnya.(den/aro)