IKM Jangan Sekadar Buat Produk

89
KERAJINAN : Ketua Dekranasda Kota Magelang, Yetty Biakti Sigit Widyonindito (kanan) menunjukkan produk batik hasil karya perajin Dekranasda Kota Magelang, pada sarasehan networking dan inovasi untuk eksistensi dan bisnis di Pendopo Pengabdian. (Puput Puspitasari/Radarsemarang.Id)

RADARSEMARANG.ID,MAGELANG – Para pelaku industri kecil menengah (IKM) di Kota Magelang diminta tak sekadar membuat produk. Pemkot Magelang mendorong IKM melakukan inovasi agar produk itu layak jual.

“Kita masih perlu menumbuhkan jiwa entrepreneur mereka. Kita jangan merasa produknya sudah bagus, tapi saat dibandingkan dengan produk lain, kita nggak laku karena ternyata di sana lebih bagus,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Sri Retno Murtiningsih dalam acara sarasehan networking dan inovasi untuk eksistensi dan bisnis yang menghadirkan dua narasumber, Hanitianto Joedo dan Febriyo Hadikusuma di Pendopo Pengabdian.

Sebaiknya, produk yang dibuat mengikuti perkembangan zaman. Meski begitu, Pemkot Magelang tetap menjaga kelestarian produk-produk IKM yang hampir langka, seperti parut besi. Karenanya, Retno memandang perlunya memotivasi kepada para perajin agar tidak bergantung pada bantuan pemerintah. Ia mengistilahkan IKM naik kelas.

“Yang tadinya dibantu pemerintah, diharapkan naik kelas jadi IKM mandiri,” ucapnya. Ia berujar, saat ini banyak perajin dari kalangan muda bermunculan dan telah bergabung dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Magelang.

Mereka dianggap memiliki wawasan yang cukup luas, karena mengikuti perkembangan zaman dan melek teknologi. Dalam wadah Dekranasda, mereka bisa berkolaborasi dengan pelaku IKM lama yang memiliki pengalaman dalam bisnis.

“Saat ini, di Kota Magelang ada sekitar 400 IKM dan produknya bervariasi,” imbuhnya. Ia menambahkan, saat ini pemkot tengah menjalin kerja sama dengan Taman Kyai Langgeng (TKL) terkait fasilitasi pemasaran. Nantinya, IKM mainan akan diberi tempat untuk menjual produk, sekaligus menunjukkan cara pembuatanya. Selain itu, pihaknya memberikan akses konsultasi online dengan pakar bisnis. “Kalau perajin menemui kendala atau masalah bisnis, bisa langsung berkonsultasi,” tandasnya.

Ketua Dekranasda Kota Magelang, Yetty Biakti Sigit Widyonindito menambahkan, produk IKM Kota Magelang sebetulnya sudah banyak yang siap bersaing dengan produk dari daerah lain. Kenyataan ini selaras dengan beragam produk IKM dari Kota Magelang yang terpajang di bandara A Yani, Semarang. Ia berpesan, agar perajin menonjolkan sisi keunikan produk, sehingga memiliki ciri khas dari daerah lain.

Hadir dalam acara ini, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito yang sekaligus membuka acara. Wali Kota Sigit berpesan, agar IKM meningkatkan kualitas produk. Apalagi, Kota Magelang merupakan kota berdaya saing tinggi di Jawa Tengah. (put/lis)