Bantuan PLN, 21 Sekolah Terima Rp 4,83 Miliar

78
BACK TO ALMAMATER : Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat Haryanto WS ketika mengajar di almamaternya SMAN 1 Surakarta. (Ist)

RADARSEMARANG.ID,SEMARANG– PLN memberikan bantuan Rp 4,83 miliar untuk 21 sekolah di wilayah Surakarta. Selain itu juga menyerahkan 14 unit komputer, 6 printer, 2 UPS, dan sarana pendukung lainnya dengan total bantuan untuk masing masing sekolah Rp 230 juta.

Dalam program peduli pendidikan ini, PLN mengajak generasi muda untuk menggali potensi diri dan memajukan negeri lewat pendidikan. Kegiatan peduli pendidikan ini dilakukan PLN selama bulan Maret dengan tema “Bakti untuk Negeri – Back to Almameter” .

Haryanto WS, direktur bisnis regional Jawa bagian barat PLN yang juga alumni SMA Negeri 1 Surakarta ini, berkesempatan untuk mengajar dan memberikan pemahaman tentang ketenagalistrikan di sekolah yang membuat dirinya seperti sekarang ini. Untuk itu, ia sangat bersemangat memotivasi generasi-generasi bangsa untuk rajin belajar dan bekerja keras dalam memajukan negeri ini.

“Di bulan Januari 2014 ada 11 daerah yang sering mengalami pemadaman karena listriknya kurang, kalau orang Solo bilangnya ‘oglangan’. Selama 4 tahun terakhir pemerintah melalui PLN untuk bagaimana membangun kelistrikan di Indonesia jadi lebih baik. Kondisi terakhir Desember 2018 semua wilayah sudah hijau, kalau hijau itu cadangan (listriknya) 30 persen,” ujar Haryanto menceritakan kondisi kelistrikan di Indonesia.

Haryanto juga menyampaikan kiat-kiat yang bisa diteladani para siswa SMAN 1 Surakarta. Yakni tidak mudah menyerah, jangan mengeluh, dan bekerja keras. Dalam pertemuan yang singkat namun penuh arti tersebut, para siswa bahkan guru antusias mendengarkan cerita dan pembelajaran dari salah satu petinggi di PLN ini.

Para siswa juga diberi kesempatan untuk berinteraksi lewat sesi tanya jawab setelah sebelumnya diberi pemaparan terkait kelistrikan di Indonesia terkini.
Salah satu siswa kelas XI IPA 4, Hans mengaku pemahamannya mengenai listrik menjadi bertambah dengan hadirnya PLN Mengajar.

“Kegiatan ini sangat membuka wawasan saya tentang BUMN khususnya PLN. Bagaimana PLN berkontribusinya untuk negara Indonesia dengan mempersiapkan generasi muda,” ungkap Hans.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala SMA Negeri 1 Surakarta, Kurotu Ayun menyatakan kegiatan ini sangat positif untuk siswa agar bisa termotivasi menggapai cita-cita. Selain itu kegiatan ini juga memberikan pemahaman bagi para siswa mengenai sistem ketenagalistrikan di Indonesia. “Dengan PLN Mengajar ini akan memberikan pengetahuan yang luar biasa untuk anak didik kita tentang kelistrikan,” terang Ayun. (tya/lis)