Sebanyak 75 Guru Belajar Bikin Artikel Populer

Pelatihan di SMPN 1 Taman, Pemalang

76
TEBAR VIRUS MENULIS: Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif Riyanto saat menyampaikan materi strategi penulisan artikel ilmiah populer di media massa yang digelar di SMP Negeri 1 Taman, Pemalang, Minggu (24/3).USMAN ROIN FOR JAWA POS RADAR SEMARANG
TEBAR VIRUS MENULIS: Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif Riyanto saat menyampaikan materi strategi penulisan artikel ilmiah populer di media massa yang digelar di SMP Negeri 1 Taman, Pemalang, Minggu (24/3).USMAN ROIN FOR JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, PEMALANG- Virus menulis artikel ilmiah populer di kalangan guru terus disebar tim Jawa Pos Radar Semarang. Kali ini, pelatihan digelar di SMP Negeri 1 Taman, Kabupaten Pemalang. Sebanyak 75 guru dan kepala sekolah mengikuti kegiatan hasil kerja sama Jawa Pos Radar Semarang dengan Yayasan Pendidikan Insan Mulia Tegal tersebut. Pelatihan dibuka oleh Kepala SMPN 1 Taman, Edi Purwanto SPd MPd.

Menurut Edi, kemampuan menulis artikel ilmiah populer kini sudah menjadi tuntutan bagi setiap guru yang ingin cepat naik pangkat. Sebab, selama ini tersendatnya kenaikan pangkat guru rata-rata terbentur oleh belum terpenuhinya nilai PIKI atau publikasi ilmiah dan karya inovatif.

“Nah, kegiatan pelatihan menulis artikel ilmiah populer ini sangat tepat. Mudah-mudahan lewat pelatihan ini karya artikel para guru bisa tembus di media massa, khususnya Jawa Pos Radar Semarang,” ujar Edi yang baru dua bulan menjabat Kepala SMPN 1 Taman.

Menurut pria kelahiran Gombong, Kebumen ini, selama ini sebetulnya ada beberapa guru yang sudah menghasilkan artikel ilmiah populer, tapi mereka kurang berani mengirimkan ke media cetak lantaran kurang pede (percaya diri).

“Ada yang takut artikelnya nanti dinilai tidak berbobot, tidak ada isinya, digeguyu (ditertawai) teman-temannya. Sehingga tidak berani mengirimnya ke redaksi media cetak,” kata Edi yang akan mengikuti seleksi kepala sekolah berprestasi tingkat Kabupaten Pemalang ini.

Ketua panitia pelatihan Imam Yuliarto mengatakan, pelatihan sengaja digelar di Pemalang untuk memfasilitasi para guru di wilayah Pemalang, Tegal, Brebes dan sekitarnya dalam meningkatkan kompetensi dalam bidang penulisan artikel ilmiah populer. “Yang terpenting ini buat menambah pengetahuan bapak ibu guru dalam membuat karya ilmiah populer. Kalau ternyata bisa untuk kenaikan
pangkat, ya itu anggap saja sebagai bonusnya,” ujar Ketua Yayasan Pendidikan Insan Mulia Tegal ini didampingi dua panitia lainnya, Sabrawi dan Rina Dewantari.

Pelatihan yang digelar sehari itu menghadirkan narasumber Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif Riyanto dan guru SMP Islam Terpadu PAPB Semarang Usman Roin.

Arif memaparkan strategi penulisan artikel ilmiah populer yang paling mudah bagi para guru. Ia juga menjelaskan tentang tema tulisan artikel populer yang bisa diangkat oleh guru. “Artikel
populer bisa berasal dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pengalaman mengajar, skripsi atau tesis. Tentu saja, tema artikel harus sesuai mapel setiap guru biar nanti bisa untuk PAK (penilaian angka kredit),” katanya.

Sedangkan Usman berbagi pengalamannya menulis artikel yang hingga kini sudah menghasilkan 102 karya artikel di sejumlah media cetak dan online. “Biar semangat, bapak ibu tentukan target, tahun ini bisa menghasilkan artikel berapa? Coba terus, pasti akan tercapai,” pesannya. (aro)