Pemilu Jadi Ujian Kota Toleransi

135

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Kota Salatiga sebagai Indonesia mini, kota toleran, kota cerdas dan kota harmonis, dihuni oleh beragam suku, agama, dan ras berbeda, namun rukun satu dengan yang lain. Kondisi ini mampu menciptakan suasana yang nyaman, sejuk dan damai.Tapi kerukunan ini sedang diuji menjelang Pemilu April mendatang.

“Segala bentuk ujian tersebut tidak akan berarti jika masyarakat menyadari hakekat kebersamaan dan keharmonisan di dalam perbedaan,” kata Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris saat memberikan sambutan dan membuka acara Sosialisasi Peningkatan Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama Tahun 2019 di Ruang Kaloka Gedung Setda lantai 4 Salatiga pekan kemarin. Hadir dalam acara tersebut, pengurus PKK, tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kota Salatiga.

Haris menekankan, selayaknya keragaman dibingkai dalam kesadaran penuh sebagai potensi negara yang sangat besar. Ia menggambarkan keragaman seperti bunga yang berwarna-warni sehingga menjadi sebuah taman yang indah, aneka satwa berkumpul dalam satu lingkup yang damai sehingga menjadi kebun binatang yang menyenangkan. Karena itu, Wawali mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersama berikhtiar, mewujudkan Kota Salatiga yang maju, beradab dan hati beriman.

“Kalau berbagai jenis binatang saja bisa menjadikan sebuah lingkup yang menyenangkan untuk dikunjungi, masa manusia tidak bisa berkumpul dalam kehidupan yang harmoni di antara keragaman,” tandasnya. (sas/ton)