Mengenang Masa Muda Bersama Sheila

66
BELUM HABIS : Penampilan Sheila On 7 masih atraktif dan ditunggu oleh para mahasiswa ketika manggung di Balairung UPGRIS, Sabtu (23/3) malam.ADENNYAR WYCAKSONO/RADARSEMARANG.ID,
BELUM HABIS : Penampilan Sheila On 7 masih atraktif dan ditunggu oleh para mahasiswa ketika manggung di Balairung UPGRIS, Sabtu (23/3) malam.ADENNYAR WYCAKSONO/RADARSEMARANG.ID,

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Band asal Yogyakarta, Sheila On 7, sukses menghibur ribuan penonton ketika manggung di Balairung Unversitas PGRI Semarang (UPGRIS) Sabtu (23/3) malam. Band yang digawangi Duta, Eros, Adam dan Bryan ini membawakan 10 lagu dalam acara bertajuk ‘Dimensi 2019’ yang digelar mahasiswa jurusan Arsitektur UPGRIS.

Ribuan Sheila Gank sudah memadati lokasi sejak pukul 19.00 malam. Mereka memberikan sambutan meriah ketika sang vokalis, Duta membawakan lagu pembuka ‘Betapa’.

“Ayo kita nyanyi bareng,” ajak pemilik nama asli Akhdiyat Duta Modjo ini.

Tak mau mengecewakan penggemarnya, Duta terus mengajak penonton menyanyi dan menari bersama. Penonton tampak terhibur sembari mengenang kembali masa muda dengan lagu-lagu populer Sheila On 7.

Berturut-turut, lagu-lagu kenamaan seperti ‘Kita’, ‘Lapang Dada’, ‘Saat Lanjut Usia’, ‘Yang Terlewatkan’, ‘Hari Bersamanya’ dinyanyikan Duta. Dan tembang ‘Sephia’ menjadi lagu penutup.

“Sambutan penonton di Semarang ini selalu menyenangkan dan sangat luar biasa. Bahkan kreativitas mahasiswa UPGRIS ini juga patut diapresiasi. Wis koyok omahe dewe,” kata Duta yang ditemui usai konser.

Beberapa kali ke Semarang, personil Sheila On 7 terkesan dan senang dengan kebudayaan dan kuliner yang beragam di Semarang. Apalagi banyak tempat yang dengan khusus melakukan perayaan ketika momen budaya berlangsung. “Misalnya bubur India yang dibagikan saat buka puasa di Masjid Kauman,” tambahnya.

Sementara itu, Adam, pemain Bass Sheila On 7, mengaku senang melihat antusiasme mahasiswa sangat tinggi. Meski lagu yang mereka nyanyikan ini adalah lagu lama bahkan diluncurkan waktu mereka masih anak-anak. “Senang banget, banyak yang hafal. Semarang istimewa, Mas,” sahut Adam.

Rektor UPGRIS Muhdi mengatakan, kegiatan yang dilakukan mahasiswa Jurusan Arsitektur ini mendukung daya kreativitas. Mereka merencanakan, menyusun, melaksanakan, secara mandiri. “Saya sangat senang dengan inovasi dan ide yang dibuat para mahasiswa. Kerja keras para mahasiswa sangat kami hargai. Acara berlangsung sukses, kita bisa melihatnya dengan nyaman,” katanya. (den/ton)