Penyerahan Air Suci Tandai Festival Gedong Songo

102
BUKA FESTIVAL: Bupati serahkan air suci dalam kendi kepada Kadisparta Dewi pramuningsih menandai dimulainya Festival Gedong Songo.ISTIMEWA
BUKA FESTIVAL: Bupati serahkan air suci dalam kendi kepada Kadisparta Dewi pramuningsih menandai dimulainya Festival Gedong Songo.ISTIMEWA

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN – Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang menggelar Festival Gedong Songo untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke tempat wisata itu. Kepala Disparta Dewi Pramuningsih menjelaskan total ada kurang lebih 20 juta wisatawan yang berkunjung ke kompleks Candi Gedongsongo dalam lima tahun terakhir.

“Festival ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Sekaligus menjadikannya sebagai salah satu kegiatan wisata baru di Jawa Tengah yang bermutu,” terangnya saat pembukaan Festival Gedong Songo di pelataran Candi pertama kompleks Candi Gedong Songo di Bandungan Kamis (21/3) pagi.

Pembukaan Festival Gedong Songo dilakukan oleh Bupati Semarang Mundjirin. Pada kesempatan itu pula, Bupati menyerahkan air suci dalam wadah kendi yang akan digunakan sebagai penanda gerakan resik-resik atau membersihkan Candi Gedong Songo Hadir pada acara itu anggota Forkompimda, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, perwakilan dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng dan undangan lainnya.

Dijelaskan oleh Dewi, Festival Gedong Songo yang akan digelar 21-24 Maret akan menampilkan berbagai event. Diantaranya festival kuliner tradisional, pameran lukisan, pameran bunga dan resik-resik Candi Gedong Songo. Menurutnya, gerakan membersihkan kompleks Candi Gedong Songo menjadi lambang penghormatan terhadap peninggalan nenek moyang. Selain itu juga agar candi itu lebih menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Tak hanya itu, acara kali ini juga akan dimeriahkan festival kuliner tradisional. Pada even itu, lanjutnya, akan ditampilkan aneka penganan dan masakan tradisional atau ndeso. Makanan ndeso ini unik karena sudah jarang ditemui pada kesempatan umum.

Bupati Semarang Mundjirin memuji gelaran Festival Gedong Songo yang bisa menggiatkan ekonomi produktif warga. “Peningkatan ekonomi mikro dan kecil menjadi salah satu perhatian Pemkab Semarang. Usaha ekonomi kreatif itu dapat dipandukan dengan kegiatan pariwisata dan agenda lain agar menjangkau pasar yang luas,” kata Bupati.

Mundjirin juga berharap berbagai kegiatan pengembangan ekonomi kreatif dapat dilakukan secara luas. Sehingga perekonomian Kabupaten Semarang dapat lebih berkembang di masa mendatang. (sas/bas)