Nissan Ramaikan Persaingan Pasar MPV

375
RAMAIKAN PASAR MPV : Vice President Dealer Network Development and Sales, PT Nissan Motor Indonesia, Alan Caugant, mengenalkan dua produk baru Nissan. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADARSEMARANG.ID)
RAMAIKAN PASAR MPV : Vice President Dealer Network Development and Sales, PT Nissan Motor Indonesia, Alan Caugant, mengenalkan dua produk baru Nissan. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Persaingan pasar Multi Purpose Vehicle (MPV) di Jawa Tengah diprediksi akan semakin ketat. Pasalnya Nissan baru saja memperkenalkan produk baru mereka di kelas MPV yakni All New Nissan Livina dan All New Nissan Serena di Mall Ciputra Semarang Kamis (21/3) siang kemarin.

Vice President Dealer Network Development and Sales PT Nissan Motor Indonesia, Alan Caugant mengatakan jika dua produk terbaru dari Nissan ini merupakan pengembangan produk Grand Livina dan Nissan Serena versi terhadulu. Produk terbaru ini sendiri memilikki berbagai fitur keamanan, kecanggihan sekaligus kenyamanan dalam berkendara.“Kedua mobil ini dilengkapi dengan fitur-fitur Nissan Intelligent Mobility yang merupakan bagian dari visi Nissan untuk mengubah cara masyarakat hidup dan berkendara,” katanya.

Dua produk tersebut, diprediksi bakal merebut pangsa pasar MPV dari pabrikan kompetitor, lantaran dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau yakni mulai Rp 206,5 jutaan untuk All New Livina dan Rp 472 jutaan untuk Serena.

Alan menjelaskan, sebelumnya juga dilakukan launching tingkat regional di kota lain dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat.“Respons dibeberapa kota lainnya, sangat bagus. Kami harapkan produk ini bisa memperkuat market share Nissan yang tahun ini mengalami kenaikan,” tandasnya.

Sayangnya untuk target penjualan dan kenaikan marketshare dari dua produk tersebut, Alan enggan membeberkan dan cenderung bungkam. Disinggung terkait penjualan kendaraan mendekati tahun politik pada April nanti, Alan mengaku tidak khawatir terhadap penjualan Nissan karena lebih menyasar pasar jangka panjang yakni musim mudik.

“Bagi kami ini adalah saat yang tepat, karena masyarakat akan punya pilihan membeli mobil sebelum musim mudik dimana penjualan mobil biasnya mengalami kenaikan. Bahkan tahun politik ini tidak berpengaruh kepada penjualan atau target yang kami canangkan,” tegasnya. (den)