Momentum Peningkatan Sinergisitas Lembaga Demi Tingkatkan Capaian Kinerja

Refleksi HUT Ke-35 Kota Mungkid DPRD Kabupaten Magelang

98
HARAPAN : Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto meminta Pemkab meningkatkan kinerja layanan.
HARAPAN : Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto meminta Pemkab meningkatkan kinerja layanan.

RADARSEMARANG.ID, DPRD Kabupaten Magelang meminta Pemerintah Kabupaten Magelang menjadikan momentum HUT ke-35 Kota Mungkid sebagai ajang untuk peningkatan kinerja. Sehingga setiap tahun kinerja pelayanan publik semakin meningkat.

“HUT Kota Mungkid ke-35 harus dijadikan refleksi untuk peningkatan kinerja selama setahun mendatang,” papar Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto, kemarin.
Menurutnya, Kota Mungkid saat ini terus berkembang menjadi kawasan pemerintahan dan pendidikan. Diharapkan, konsep pembangunan Kota Mungkid tetap sesuai road maps yang tertuang dalam RPJMD dan RPJMP.

Namun demikian, kata dia, pembangunan kawasan Kota Mungkid harus terus didorong dengan konsep yang jelas. Sehingga, tujuan Kota Mungkid sebagai kawasan pemerintahan, pendidikan dan pengembangan budaya bisa tercapai.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Suharno menambahkan, momentum HUT Kota Mungkid harus dijadikan sarana evaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten Magelang. Termasuk menekankan pada priortias pembangunan dan arah kebijakan Pemkab Magelang.

“Harus jadi momentum melakukan evaluasi capaian-capaian kinerja. Apakah sudah sesuai target yang ditentukan. Juga apakah sudah sesuai dengan arah kebijakan,” papar dia.

Pemerintah Kabupaten Magelang, kata dia memiliki APBD sebesar Rp 2,4 triliun. Namun, hampir setiap tahun capaian kinerja masih belum sesuai dengan harapan. “Pemkab harus melakukan pembenahan terkait kendala apa dalam proses penyerapan APBD, kenapa karena belum sepenuhnya anggaran terserap,” kata Suharno.

Suharno mengingatkan supaya prioritas kinerja Pemkab Magelang terus didorong untuk dilaksanakan. Mulai dari pendidikan, penanggulangan kemsikinan, pertanian, pariwisata dan industri kecil menengah.

Suharno mengapresiasi capaian kinerja tahun lalu yang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Sampai akhir tahun anggaran 2018, realisasi fisik tertimbang belanja langsung APBD Kabupaten Magelang sebesar 97,07 persen dan realisasi keuangan sebesar 83,45 persen.

Capaian fisik dan keuangan pada tahun 2018 ini lebih baik jika dibandingkan dengan capaian akhir tahun anggaran 2017. Yaitu realisasi fisik sebesar 92,43 persen dan realisasi keuangan sebesar 74,34 persen.

“Oleh karena itu pada tahun anggaran 2019 ini perlu dilakukan pengendalian oleh semua pihak terkait. Terutama kepala SKPD pengampu selaku pengguna anggaran untuk melakukan pengawasan dan pengawalan secara fungsional. Memerintahkan pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk lebih cermat merencanakan, melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan kegiatan dan melakukan tindakan yang perlu sesuai ketentuan. Misal penetapan kontrak kritis, show cause meeting (SCM) dan lain sebagainya apabila pelaksanaan kegiatan tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” harapnya. (adv)