Pemerintah Yakin Lampaui Target

47

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Jumlah investasi di Jateng meningkat. Tahun 2019 ini, sudah banyak calon yang akan masuk ke Jateng. Termasuk investor besar yang mampu menampung ribuan tenaga kerja.

”Di Pemalang itu ada pabrik sepatu, di Kawasan Industri Demak, Semarang, Kendal, Brebes, Tegal dan banyak yang lainnya,” kata Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng, Didik Subiyantoro.

Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah investor karena keberadaan tol Trans Jawa. Tol tersebut dinilai membuat akses semakin mudah dan cepat sehingga menjadi daya tarik pertumbuhan investasi di Jateng. Ditambah lagi iklim investasi di Jateng yang kondusif. ”Saya tanya ke salah satu investor, dia bilang karena letaknya strategis dan di tengah-tengah. Jadi kalau mau ekspor bisa lewat Jakarta, Surabaya dan Semarang,” ujarnya.

Dondisi ini, Didik meyakini investasi di Jateng semakin tumbuh pesat. Tahun lalu, dari target Rp 47 triliun bisa terealisasi Rp 59 triliun. Tahun ini target Rp 56 triliun. Ia yakin terpenuhi, melihat banyaknya calon investor yang akan masuk. ”Yakin bahkan mampu melebihi target,” tandasnya.

Terpisah, Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, sektor investasi akan terus digenjot. Keberadaan tol Trans Jawa diikuti penyiapan jurus jitu merealisasikan target investasi dengan tour investasi. ”Kami menawarkan 63 proyek di tahun ini. Terdiri atas 36 proyek sektor pariwisata, 8 sektor pertanian, 4 manufaktur, 7 properti dan 58 aset milik Pemprov Jateng dari BUMN dan BUMD,” jelas Gubernur.

Ia menambahkan, seluruh proyek investasi tersebut didasarkan pada studi Koridor Ekonomi, Perdagangan, Investasi dan Pariwisata Jateng (Krejateng) yang dibidangi oleh Bank Indonesia (BI) sampai tingkat kabupaten/kota se Jateng. Dengan modal kajian tersebut, Ganjar optimistis besaran target investasi tahun ini dapat tercapai. (sga/ida)