Gagal Mencuri, Sekap Dua Anak Berhasil Dilumpuhkan dengan Tembakan Elektrik

35

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Merasa gagal melakukan aksi pencurian, Ardi Nur Cahyo, 26, nekad menyandera dua anak Sekolah Dasar (SD) di Ngemplak Simongan Semarang Barat. Hal tersebut diketahui saat menjalani rekonstruksi atau reka ulang dengan 23 adegan, Rabu (20/3) kemarin.

Pelaku semula berniat mencuri sepeda motor di rumah ketua RT RT 01 RW VIII Kelurahan Ngemplak Simongan Semarang Barat yang pintunya terbuka. Yakni, Honda Beat warna putih yang terparkir di dalam ruang tamu, Selasa, 5 Pebruari 2019 sekitar pukul 23.00.

Namun aksi tersebut gagal, lantaran saat mengeluarkan motor ketahuan warga sekitar. Kemudian motor tersebut ditinggalkan dan pelaku langsung melarikan diri. Tidak jauh dari rumah ketua RT, pelaku memasuki pekarangan rumah milik Suhardono dengan cara melompat pagar tembok kurang lebih setinggi dua meter.

Setelah itu, tersangka yang warga Condrokusumo Dalam Kelurahan Bongsari Semarang Barat ini mengendap-endap masuk dari pintu belakang yang tidak terkunci. Setelah itu, ia masuk ke ruang kamar dan diketahui pemilik rumah, hingga pelaku keluar rumah dengan maksud kabur. Namun di sekitaran rumah Suhandoro telah banyak warga yang mengejar. Pelaku masuk kamar.

Suhardono saat mau masuk kamar untuk ngecek, terkejut lantaran sudah terkunci rapat. “Begitu saya dobrak, tapi terus didorong lagi dari dalam. Dari sini saya curiga, malingnya ada di dalam kamar. Saya juga bingung di dalam ada dua anak saya masih kecil-kecil, takutnya ada apa-apa,” katanya.

Akhirnya warga melaporkan ke kepolisian. Petugas awalnya melakukan nego terhadap pelaku, namun tidak mendapat respon. Akhirnya salah satu anggota polisi naik meja di samping kamar penyekapan, sambil mengarahkan pistol elektriknya ke arah pelaku melalui lubang di atas.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Sutarno menyampaikan rekonstruksi digelar untuk memperjelas perkara tersebut. Menurutnya, tersangka melakukan kejahatan sudah tiga kali. Pertama, pencurian di ATM daerah Kelud Sampangan Kecamatan Gajahmungkur tahun 2016. Kemudian pembobolan Indomaret di Semarang Barat. “Ketiga sekarang ini,” katanya. (mha/ida)