Bergerak Bersama Perbanyak Event Internasional

42
GO INTERNATIONAL : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2020 Kota Semarang, kemarin.DOK HUMAS PEMKOT SEMARANG
GO INTERNATIONAL : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2020 Kota Semarang, kemarin.DOK HUMAS PEMKOT SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) akan terus dipacu agar Kota Semarang semakin menjadi tujuan wisatawan internasional. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis dengan kondisi Kota Semarang saat ini yang bakalan menarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung. Meski begitu, promosi secara gencar akan dilakukan hingga ke luar negeri.

“Apabila wisatawan mancanegara sudah tertarik dan ingin mengunjungi Kota Semarang, pertanyaannya bagaimana masyarakat kota Semarang menyambut wisatawan, bagaimana bandaranya, infrastrukturnya, pariwisatanya, potensi ekonominya ?” ujar Hendi, sapaan akrabnya, saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2020 Kota Semarang, Rabu (20/3).

Pembenahan akan terus dilakukan oleh Pemkot Semarang. Ia juga meminta warga bergerak bersama untuk menata Kota Semarang. “Inilah kemudian yang akan terus kita benahi bersama-sama, sehingga kemudian bukan tidak mungkin orang akan melihat Kota Semarang layak untuk dijadikan pembelajaran dan destinasi wisata,” katanya.

Hendi juga menyebutkan, sebagai cara untuk menarik wisatawan mancanegara ke Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang akan meningkatkan penyelenggaraan event berskala internasional.

Dirinya mencontohkan gelaran-gelaran semacam Semarang 10K, MXGP, hingga Semarang Night Carnival akan semakin ditingkatkan kapasitas penyelenggaraannya. “Selain promo ke luar negeri, juga dengan mengundang negara internasional lewat memperbanyak event internasional, seperti 10K akan diperbanyak kuota pesertanya dari yang tahun kemarin 3.000 menjadi 6.000,” katanya.

Bahkan penyelenggaraan MXGP 2018 meraih penghargaan dari Youth Stream, juga tahun 2019 ini akan dilaksanakan kembali dengan lebih baik. “Juga Semarang Night Carnival yang akan lebih banyak melibatkan negara luar,” katanya.

Pada kesempatan itu Hendi menunjukkan ada 3 dari 10 Indikator Kinerja Utama Kota Semarang 2021 yang telah terlampaui pada 2018. Salah satunya terkait angka kemiskinan Kota Semarang yang telah mampu ditekan ke angka 4,14 persen di 2018. Padahal awalnya ditargetkan hanya 4,53 persen hingga 2021.

Sekretaris Daerah Kota Semarang, Agus Riyanto menambahkan, Musrenbang RKPD 2020 Kota Semarang merupakan rangkaian. “Setelah sebelumnya sudah melaksanakan rembug RT, rembug RW, Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan,” katanya. (ewb/ton)