Pemkot Magelang Siapkan Dua Lahan Rusunawa

65

RADARSEMARANG.ID,MAGELANG – Tahun ini, Pemkot Magelang kembali mengajukan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan rumah khusus (rusus) 2019 kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Langkah ini ditempuh guna memecahkan persoalan ketersedian hunian yang layak bagi masyarakat Kota Magelang.

Data yang dimiliki Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Magelang, kebutuhan hunian di Kota Magelang menunjukkan angka yang masih tinggi. Backlog hunian di Kota Magelang mencapai 7.200 unit, sedangkan backlog kepemilikan mencapai 12.000.

Plt Kepala Disperkim Kota Magelang, Handini Rahayu, (saat ini kepala dinas definitif), mengatakan pihaknya telah menyiapkan lahan yang akan dibangun. Yakni, di Kelurahan Gelangan yang rencananya akan dibangun 2 tower dengan luas area 8.000 meter persegi untuk menyediakan sekitar 166 unit. Serta satu tower di Kelurahan Kedungsari untuk 50 unit. “Sasaran kita untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” kata Dini, pekan lalu.

Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina menambahkan hadirnya rusunawa dan rusus menjadi angin segar bagi MBR bisa tinggal di hunian yang layak. Ia minta kepada masyarakat yang telah menempati rusunawa dan rusus untuk merawat fasilitas yang ada. Ia menambahkan, tiap keluarga bisa menempati rusunawa hingga 6 tahun, diharapkan setelah itu bisa memiliki rumah sendiri. Kemudian unit rusunawa yang ada, digantikan orang lain. (put/lis)