Edukasi Energi Ramah Lingkungan lewat Kompor Induksi

77
EDUKASI PELANGGAN- PLN menggelar lomba memasak mengunakan kompor induksi yang lebih hemat dan ramah lingkungan sebagai solusi energi alternatif. (Tya/Radarsemarang.Id)

RADARSEMARANG.ID,SEMARANG- PLN UID Jateng-DIY berupaya keras melakukan edukasi tentang hemat energi dan solusi energi ramah lingkungan. Edukasi ini antara lain dengan menggelar ‘PLN Expo Menembus Batas, Diskon Tambah Daya’, di Transmart Semarang.

Selain sosialisasi program tambah daya, kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang untuk memperkenalkan alternatif solusi energi ramah lingkungan bagi masyarakat melalui penggunaan kompor induksi. Diakui masih banyak masyarakat yang belum memahami cara penggunaan kompor induksi dengan tepat.

Manager Komunikasi PLN UID Jateng-DIY, Haris mengatakan, kompor induksi bisa digunakan seluruh masyarakat yang menjadi pelanggan PLN. Dengan energi listrik, penggunaan kompor induksi terbukti lebih praktis dan efisien ketimbang penggunaan bahan bakar lainnya.

“Kompor induksi bukanlah barang mewah yang hanya bisa digunakan oleh kalangan atas, tetapi seluruh pelanggan listrik PLN bisa memanfaatkannya,” kata Haris di sela ekspo PLN di Transmart Semarang. Dijelaskan, penggunaan kompor induksi sangat praktis dan efisien. Bentuknya yang portable menjadikannya lebih praktis, bisa diletakkan di mana saja.

“Biaya listrik yang digunakan sangat irit jika dibandingkan bahan bakar lainnya,” jelasnya.

Guna meyakinkan pelanggan, PLN juga menggelar lomba memasak dengan menggunakan kompor induksi. Lomba diikuti oleh tim Polwan Polda Jateng yang berhasil meraih juara 1, disusul peserta dari Kowad Kodam IV Diponegoro sebagai juara 2, dan Darma Wanita Dinas ESDM dan PIKK PLN Jateng-DIY juara 3 bersama.

Salah seorang peserta lomba, Kapten Cba (K) Sri Hartati mengaku, baru pertama kali menggunakan kompor induksi. Menurutnya, penggunaan kompor induksi sangat praktis. Bahkan dari segi keamanan lebih terjamin. “Penggunaannya sangat mudah dan praktis. Untuk soal rasa dari masakannya juga tidak beda jauh dengan menggunakan kompor biasa,” ungkapnya. (tya/lis)